Daerah

Wanita Ini Dipukul dan Dijambak Rambutnya Saat Jadi TKW di Malaysia

TEROPONGNTT, KUPANG — Ance Yuliana Punuf, ibu muda asal Desa Toineke, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS datang ke Sekretariat DPW Partai Nasdem Provinsi NTT untuk bertemu Ketua PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik, Selasa (1/8/2017) siang. Ance Yuliana Punuf didampingi pamannya, Yeskial Tsumbale dan Katarina Kabnani (istri Yeskial Tsumbale).

Kebetulan mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Sarah Lery Mboeik yang juga kader Partai Nasdem sedang berada di Sekretariat DPW Partai Nasdem Provinsi NTT untuk mengikuti acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Nasdem Kota Kupang saat itu. Kepada Sarah Lery Mboeik dan para wartawan yang hadir Ance Yuliana Punuf menceritakan kronologis bagaimana dirinya menjadi tenaga kerja wanita (TKW) ke Malaysia.

Ance Yuliana Punuf mengaku, selama tiga bulan menjadi asisten rumah tangga sebagai TKW di Malaysia, dirinya tidak digaji majikan dan malah mendapat penyiksaan secara terus menerus. Sampai akhirnya ia berhasil melarikan diri dan pulang ke daerah asalnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

“Saya disiksa, dipukul dan dijambak rambut oleh majikan. Biar saya tidak salah, anaknya yang salah dan nakal, tapi saya yang malah dipukul majikan. Rambut saya ditarik terus kepala saya dipukul ke tembok,” cerita Ance Yuliana Punuf.

Menurut Ance Yuliana Punuf, kasus keberangkatan menjadi TKW ke Malaysia hingga mengalami penyiksaan oleh majikan sudah dilaporkan ke Polres Timor Tengah Selatan (TTS) sebagai kasus perdagangan orang atau human trafficking. Namun, hingga saat ini belum jelas penanganannya oleh polisi. Karena itulah, ia mengadu kepada Sarah Lery Mboeik. (nia)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top