Daerah

Wali Kota Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Pemkot Kupang

TEROPONGNTT, KUPANG – Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, melakukan Pencanangan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Pemkot Kupang.  Acara pencanangan dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Kupang, Kamis (5/11/2020). Ini merupakan implementasi dari Permenpan dan RB Nomor 10 tahun 2019 tentang perubahan atas Permenpan dan RB nomor 52 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM yang bertujuan menciptakan lingkungan birokrasi pemerintah yang bebas dari korupsi bersih dan melayani.

Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja. Sedangkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik. (www.djkn.kemenkeu.go.id)

Pencanangan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Pemkot Kupang dilakukan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, disaksikan Forkompinda Kota Kupang, Kepala Ombudsman NTT, Darius Beda Daton,  para pimpinan OPD Lingkup Kota Kupang serta undangan lainnya dan awak media.

Pada kesempatan pencaangan ini, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan,  keberhasilan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Pemkot Kupang sangat ditentukan oleh peran masing-masing aparatur di lingkup Pemkot Kupang. Pencanangan ini merupakan langkah awal dalam menyukseskan reformasi birokrasi, dengan melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien.

Jefri Riwu Kore berharap, seluruh perangkat daerah dan aparaturnya dapat meningkatkan akuntabilitas dan kualitas kinerja sehingga berdampak pada kualitas pelayanan yang lebih baik dan berkualitas bagi mamsyarakat.

(max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top