Pendidikan

Undana Wacanakan Mata Kuliah “Penciri”

TEROPONGNTT, KUPANG – Guna memperkenalkan keunggulan Universitas Nusa Cendana (Undana), maka jajaran pimpinan dan para dosen Undana mewacanakan mata kuliah Penciri di universitas tersebut. Mata kuliah yang masuk dalam kelompok penciri, adalah Budaya Lahan Kering Kepulauan dan Pariwisata serta Pendidikan Anti Korupsi.
Sementara, untuk menentukan materi-materi seputar dua mata kuliah penciri tersebut, sejumlah dosen dari sebelas fakultas di lingkungan Undana, mengikuti Semiloka Persiapan Bahan Kajian dan Dosen Pengasuh Mata Kuliah Penciri yang digelar di aula lantai tiga gedung Rektorat Undana, Kamis (4/8/2016) siang.
Semiloka menghadirkan beberapa pembicara nasional maupun lokal, seperti Direktur Eksekutif Pusat Kajian Anti Korupsi UGM, Dr. Hasrul Halili, Dr.Ir. Muhammad S.M. Nur, M.Si, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, DR. Marius Ardu Jelamu, M.Si, DR. David B.W. Pandie, MS, Prof. Ricky Gimin, M.Sc.,Ph.D dan beberapa pembicara lain dari Undana.
Pembantu Rektor Bidang Akademik Undana, Dr. David B. W. Pandie, MS mengatakan mata kuliah penciri akan menentukan keunggulan Undana. Kehadiran mata kuliah tersebut, merupakan penjabaran dari kurikulum pendidikan tinggi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), sebagai basis penghubung semua kurikulum di Indonesia.
Dikatakannya, kehadiran mata kuliah penciri sebagai bagian dari upaya mewujudkan Undana sebagai universitas yang memiliki perbedaan dan keunggulan. Agar para dosen dapat melakukan kajian terhadap mata kuliah tersebut dan terus berupaya secara sistematis berbasis research (penelitian, red) kemudian menulisnya dalam bentuk buku atau bahan ajar di Undana. (nia)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top