Nasional

UKT Mahasiswa Undana Dibagi Dalam Lima Kelompok

TEROPONGNTT, KUPANG — “UKT mahasiswa Undana dibagi dalam lima kelompok yakni kelompok I hingga kelompok V, dengan besaran biaya Rp.500.000,- untuk kelompok I hingga Rp.17.500.000,- untuk kelompok V. Bagi calon mahasiswa baru tahun akademik semester ganjil 2016/2017 yang orang tua atau penanggung biaya kuliah secara ekonomi dianggap mampu, dikenakan UKT pada kelompok V (lima). Sedangkan bagi yang tidak mampu secara ekonomi dapat dikenakan UKT pada kelompok lainnya.”

Demikian Humas Madya Undana, David Sir,S.Sos.,M.Hum di ruang kerja, Selasa (16/8/2016) siang. Menurut David Sir, tahun ajaran 2016/2017 semester ganjil Universitas Nusa Cendana (Undana) sebentar lagi dimulai. Penemerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN, SBMPTN hingga SMMU telah dilakukan. Dan, mulai Selasa (16/8/2016) hingga Jumat (19/8/2016) sekitar 2.500 mahasiswa yang lulus SMMU menjalani wawancara menyangkut Uang Kuliah Tunggal (UKT) oleh beberapa dosen dan pegawai yang ditunjuk pimpinan universitas.

UKT, kata David Sir, merupakan keseluruhan biaya belajar selama satu semester. UKT adalah besaran biaya yang harus dibayarkan oleh mahasiswa pada setiap semester. Sistem yang didaulat pemerintah ini,  akan menguntungkan mahasiswa yang tidak mampu karena masalah biaya kuliah. Ketentuan mengenai UKT tersebut tertuang dalam Permendikbud Nomor 55 Tahun 2013, tanggal 23 Mei 2013.

“Guna meringankan beban mahasiswa terhadap pembiayaan pendidikan, pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Prof. Mohammad Nuh, pada tanggal 23 Mei 2013 telah mengeluarkan ketetapan mengenai besarnya Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia yang masih berlaku hingga saat ini,” kata David Sir.

Undana atau PTN lainnya, kata David Sir, dalam menetapkan besaran UKT didasarkan pada kebutuhan komponen yang diperlukan atau dikeluarkan oleh mahasiswa dalam satu semester. Besar kecilnya biaya yang dikeluarkan nantinya menyesuaikan dengan program studi yang dipilih atau dijalani. Jika terdapat program studi dengan kebutuhan tinggi seperti praktikum, laboratorium, maka biayapun akan meningkat. Berbeda dengan fakultas lain yang sebagian besar tidak ada praktikum.

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si.,Ph.D pada beberapa kesempatan mengungkapkan, jika dilaksanakan secara benar dan informasi yang diberikan oleh masing-masing mahasiswa sesuai dengan keadaan sebenarnya, maka UKT akan menjadi keuntungan buat mahasiswa yang bersangkutan, begitu pula bila yang terjadi sebaliknya. “Tidak akan ada biaya tambahan untuk tiap semesternya. Jika ada, maka dapat dipastikan itu pungutan liar,” ucap Benu tegas. (nia)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top