Daerah

Tenaga Medis Pun Tak Kebal Virus Corona

TEROPONGNTT, KUPANG — Sebanyak 46 tenaga medis di RSUP Dr. Kariadi Semarang, Provinsi Jawa Tengah, dinyatakan positif corona. Kenyataan ini menunjukan bahwa tenaga medis pun tidak kebal terhadap Coronavirus. Harus mengenakan alat pelindung diri (APD) yang standar saat bertugas melayani pasien.

Seperti diberitakan Kompas.com, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendapatkan informasi mengejutkan tersebut pada, Rabu (15/4/2020). “Kemarin (Rabu, 15 April 2020) saya dihubungi Kadinkes kalau ada tenaga medis yang positif Covid-19, jumlahnya sekitar 24 orang,” kata Ganjar  kepada Kompas.com, Kamis (16/4/2020).

Kenyataan ini tentu menjadi perhatian penting bagi tenaga medis di Kota Kupang dan Provinsi NTT umumnya, dalam penanganan kasus pasien penderita Covid-19.  Baik kepada pasien yang masih berstatus ODP, PDP, maupun pasien yang telah dinyatakan positif Coronavirus.

Seperti diberitakan POS-KUPANG.COM,  jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di NTT sampai dengan Jumat (17/4/2020) malam, teryatat sebanyak 785 orang. Sementara ODP yang dinyatakan selesai masa pemantauan/observasi atau sembuh, sebanyak 591 orang.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius,M.Si pada siaran langsung /facebook live dari facebook Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Valeri Guru, S.Sos, Jumat (17/4/2020 ) malam. Marius ditunjuk oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai Juru Bicara Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19 di NTT.

Menurut Marius, jumlah ODP di NTT yang sudah selesai masa pemantauan atau dinyatakan sembuh sebanyak 591 orang. Sedangkan ODP yang melakukan karantina mandiri sebanyak 773 orang.

“Sampel yang dikirim le laboratorium Litbang Kemkes di Jakarta maupun di Surabaya sebanyak 75 sampel. Sampel yang sudah terkonfirmasi positif 1 orang, sampel negatif sebanyak 38 sampel dan sisanya sebanyak 35 sampel belum ada hasil.

“Jadi sampel yang kami kirim sebanyak 75 sampel, sudah ada hasil sebanyak 38 sampel dan gegatif dan sisanya belum ada hasil,” kata Marius seperti diberitakan Pos-Kupang.Com.

(*)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top