Daerah

Siswi SMA di Kupang Mengaku Diperkosa Ayah Kandungnya Berulang-ulang

TEROPONGNTT, KUPANG — Seorang siswi SMA di Kota Kupang mengaku diperkosa ayah kandungnya sendiri secara berulang-ulang hingga hamil. Siswi SMA tersebut berinisial WMN, berusia 16 tahun. Sementara ayah kandungnya berinisial YAN, berusia 46 tahun, warga Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Demikian Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Lalu Musti Ali Lee kepada wartawan, Rabu (3/5/2017) siang, menjelaskan, kasus dugaan pemerkosaan ayah terhadap putrinya tersebut kini ditangani aparat Polres Kupang Kota.

Menurut Lalu, pada tahun 2008, tersangka YAN menganiaya istrinya dengan cara menikam istrinya menggunakan benda tajam. Setelah diproses hukum, tersangka kemudian dijebloskan ke dalam penjara di Lapas Penfui Kupang.

Ketika tersangka YAN menjalani masa proses hukum, kata Lalu, istrinya bersama putrinya pergi ke Provinsi NTB dan tinggal di sana. Namun, pada Juni 2016, korban berinisial WMN kembali ke Kupang karena ingin melanjutkan sekolah di Kota Kupang. Korban tinggal bersama ayahnya di Kelurahan Oetete, Kota Kupang.

Sekitar bulan Juli 2016, kata Lalu, sang ayah YAN yang dalam keadaan mabuk, justru terpincut dengan tubuh molek putrinya sendiri. Secara paksa, YAN  lalu memperkosa putrinya sendiri serta mengancam korban agar tidak menceritakan apa yang terjadi kepada orang lain.

“Tersangka mengancam, kalau korban yang adalah putrinya menceritakan kepada orang lain, maka dirinya akan membunuh putrinya itu. Karena takut, WMN tidak berani menceritakan apa yang dialaminya kepada orang lain,” kata Lalu.

Merasa perbuatannya tidak diketahui orang lain, kata Lalu, tersangka YAN justru mengulangi perbuatan yang sama secara berulang kali. Sampai akhirnya, saat ibu korban balik ke Kupang untuk merayakan pesta Natal, 25 Desember 2016, sang mama pun menaruh curiga dengan keadaan korban.

Siswi SMA itu, kata Lalu, diminta melakukan tes kehamilan menggunakan test pack, dan sekitar bulan Februari 2017 diketahui bahwa ternyata korban sedang hamil. Oleh keluarga, korban terus didesak untuk memberitahukan siapa pria yang menghamilinya.

“Pada hari Selasa, tanggal 2 Mei 2017 sekitar pukul  23.00 wita, korban akhirnya memberitahukan kepada keluarganya bahwa dirinya dihamili oleh ayah kandungnya. Keluarga kemudian mengamankan tersangka dan membawanya ke Polres Kupang Kota sekalian melaporkan kejadian tersebut,” kata Lalu.

Sesuai hasil interogasi awal, kata Lalu, tersangka YAN tidak mengakui perbuatannya. Sehari-hari tersangka bekerja sebagai tukang dan juga sebagai penjual miras jenis sopi. (mar)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top