Daerah

RS Kartini Kupang Terakreditasi Perdana

TEROPONGNTT, KUPANG  – Hal menggembirakan dialami Rumah Sakit (RS) Kartini Kupang. Rumah sakit tipe D ini resmi menjadi rumah sakit terakreditasi setelah mengantongi sertifikat akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sejak Jumat (29/7/2016). RS Kartini Kupang tergolong rumah sakit terakreditasi perdana karena baru pertama memperoleh sertifikat akreditasi.

Direktur RS Kartini Kupang, dr Yudith Marieta Kota, M.Kes dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Jumat (12/8/2016) siang, menjelaskan, status terakreditasi memberi legitimasi kalau pelayanan di RS Kartini Kupang sudah sesuai dengan standar pelayanan yang sebenarnya. Standar pelayanan yang memberi kenyamanan atau safety kepada pasien dan keluarga pasien serta terhadap pihak rumah sakit sendiri sebagai penyedia jasa pelayanan kesehatan.

Untuk menjadi sebuah rumah sakit terakreditasi, kata dokter Yudith, bukan suatu hal yang mudah. RS Kartini Kupang harus melalui berbagai tahapan penilaian dari Komisi Akreditasi Rumah sakit (KARS) dan berbagai pembenahan dalam pelayanan serta pembenahan fasilitas, sarana dan prasarana rumah sakit.

“Penilaian dari KARS sangat teliti bahkan sampai kepada hal-hal kecil. Sebagai contoh, pintu ruangan harus dibuka keluar, tidak boleh dibuka ke dalam. Petugas medis mencuci tangan setelah menangani pasien dan tidak boleh dilap pakai handuk. Harus dikeringkan dan berbagai item penilaian lainnya,” kata dokter Yudith.

Dokter Yudith mengaku bangga dan senang, karena meski baru berusia dua tahun lebih, RS Kartini Kupang sudah mampu menjadi salah satu rumah sakit yang terakreditasi. “Di Indonesia, dari jumlah 2.554 RS yang ada, baru 468 RS atau sebanyak 18,36 persen RS yang terakreditasi. Khusus di wilayah NTT, ada lima RS yang telah menerima sertifikat akreditasi tahun 2016 ini yakni RS Kartini, RS Dedari, RS TNI AD Wira Sakti Kupang, RS Kusta di TTU dan RSU Bajawa di Kabupaten Ngada. Karena itu, wajar kalau kami merasa senang dan bangga,” kata dokter Yudith. (nia)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top