Daerah

Riston Manullang, Executive Chef Aston Kupang Hotel Yang Ramah

TEROPONGNTT, KUPANG – Meracik bumbu dan memasak hingga menjadi menu yang istimewa dan lezat, sudah menjadi keahlian bagi Riston Manullang, Executive Chef Aston Kupang Hotel. Pengalamannya memasak hingga menjadi chef kenamaan, ternyata sudah ditekuninya sejak masih anak-anak.

Sesungguhnya, Riston Manullang tak pernah bercita-cita menjadi seorang chef atau ahli masak. Namun ia sering disuruh memasak ketika ibunya sedang sibuk. Lama-kelamaan, memasak kemudian menjadi hoby-nya.

Saat tamat dari pendidikan SMA di Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Riston Manullang kemudian bekerja perhotelan dan bertugas di bagian restaurant. Kemampuan dirinya dalam memasak pun ditempa. Secara otodidak ia kemudian belajar bagaimana meracik bumbu dengan baik supaya menghasilkan menu makanan dan minuman yang lezat.

“Sekolah memasak, tidak juga. Orang tua tidak mampu untuk lanjut sekolah. Jadi saya belajar dari pengalaman saja. Saya ikut berbagai lomba memasak untuk terus mengasah kemampuan saya,” kata Riston Manullang saat acara makan-makan bersama wartawan di Balcony Lantai 2 Aston Kupang Hotel & Convention Center, Jumat (28/9/2018) malam.

Acara makan malam digelar sebagai bentuk silahturahmi dan upaya mempererat hubungan antara manajemen Aston Kupang Hotel dengan para wartawan di Kupang. Sebanyak sepuluh wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik ikut ambil bagian pada acara makan-makan saat itu.

Dalam perjalanan hidupnya, Riston Manullang telah bekerja di puluhan hotel dan restaurant berkelas internasional di Indonesia dan juga di luar negeri. Ayah dua anak ini pernah bekerja di Sulawesi (Makasar dan Manado), pernah di Pulau Jawa, pernah di Sumatera, di Lombok NTB dan beberapa kota lainnya.

Ia juga pernah bekerja di hotel berbintang di luar negeri, pernah di Dubai, di Eropa dan bahkan sampai di Afrika Selatan. Karena keluarganya, istri dan anak-anaknya tinggal di Provinsi Bangka Belitung, maka Riston Manullang memilih kembali ke Indonesia.

“Saya sudah dua tahun di Aston Kupang Hotel. Sebelum di Aston Kupang, saya bekerja di sebuah hotel di Lombok, Provinsi NTB,” cerita Riston Manullang.

Riston Manullang adalah orang yang ramah dan tidak sombong. Meski sudah ahli dalam masak-memasak, namun ia tak lupa menanyakan komentar dari konsumen atau tamu yang menikmati makanan. Bagaimana rasanya, apakah cukup enak, lezat, suka dengan menu yang dihidangkan?. Ia juga meminta tanggapan, usul dan saran untuk diperbaiki dalam racikan menu-menu berikutnya.

Selain itu, Riston Manullang juga terlihat sopan dan santun dalam berkomunikasi dengan tamu yang menikmati masakannya. Ia juga terjun langsung ke dapur dan meramu sendiri masakan. Pantas saja jika menu makanan dan minuman yang ditawarkan disukai pengunjung dan tamu hotel.

Saat memasak menu kuliner khas NTT seperti ikan kuah asam, mbose atau yang lainnya, Riston Manullang juga tidak malu bertanya tentang bagaimana resep masakannya. Ia tidak ingin meracik bumbu seenaknya yang kemudian merusak cita rasa khas menu kuliner Nusa Tenggara Timur (NTT).

Riston Manullang bahkan bertanya kepada para wartawan untuk mendapat masukan, apa yang kurang dari menu masakan khas NTT ikan uah asam yang ia hidangkan. Saran pendapat dari wartawan pun dipakainnya saat meramu menu masakan kuliner NTT berikutnya sehingga diminati pengunjung.

Bagi Riston Manullang, dalam bekerja termasuk masak-memasak sebagai seorang chef, harus dilakukan secara serius dan penuh rasa tanggung jawab. Lakukan tugas dan pekerjaan sebaik-baiknya dan berusaha selalu agar hasil pekerjaan menjadi berkualitas.

Jika pekerjaan dilakukan dengan serius, tanggung jawab dan sepenuh hati, diyakini akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Begitu pula dalam hal meramu bumbu-bumbu dan meraciknya menjadi menu makanan dan minuman. Jika dilakukan dengan sungguh-sunggu menu masakan yang dihasilkan pasti lezat dan enak.

“Saya berharap generasi muda NTT banyak yang suka masak-memasak dan nantinya bisa menjadi chef di restaurant dan hotel berbintang,” kata Riston Manullang.

(max)

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top