Daerah

Resahkan Warga, Kasus Pencurian Sapi Kembali Terjadi di Bello

TEROPONGNTT, KUPANG —  Aksi kawanan pencurian ternak kembali terjadi di Kelurahan Bello, Kota Kupang.  Seekor sapi jantan milik Agus Takene disembelih kawanan pencuri, Rabu (22/1/2020) malam. Tetapi, kawanan pencuri hanya membawa  bagian isi dagingnya, sementara tulang serta jeroan dan kepala sapi ditinggal begitu saja.

Sebagaimana pantaun di lokasi kejadian, pemilik sapi hanya temukan kepala, tulang dan jeroan atau isi perut sapi. Lokasi kejadian tak jauh dari rumah pemilik sapi, karena ternak sapi diikat di dekat rumah si pemilik.

Agus Takene sebagai pemilik sapi yang ditemui di lokasi kejadian, menjelaskan, karena semalam hujan deras, maka dua ekor sapi miliknya diikat di belakang rumah adiknya yang bernama Okto Takene,  sekitar 30 meter di belakang rumahnya di kompleks persawahan Bello.

“Paginya baru diketahui kalau sapi telah di sembelih dan tinggalkan tulangnya saja. Pencuri beraksi ketika kami sedang tidur malam,” cerita Agus Takene.

Agus Takene mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. Akibat aksi kawanan pencuri, ia mengalami keeugian sekitar 7 juta rupiah sesuai harga sapi miliknya.

Sebelumnya, aksi pencurian sapi pernah terjadi di Kelurahan Belo pada, Rabu (23/10/2019). Saat itu, aksi pencurian sapi di Bello tersebut gagal karena diduga pelaku dikagetkan dengan seseorang yang melintas menggunakan sepeda motor di lokasi pencuri beraksi. Yang juga menarik, sapi yang dicuri adalah milik Corinus Tuan, mantan Camat Maulafa.

Menurut pemilik sapi, saat itu dirinya sudah tidur tetapi sempat kaget dengar gonggongan anjing. Sempat ada firasat, apalagi saat ada sepeda motor melintas tetapi dirinya tidak bangun.

Saat itu, pelaku pencurian yang diduga lebih dari satu orang, hanya berhasil memotong leher sapi namun tak sempat bawa kabur.

Melihat kejadian itu, Corinus Tuan memanggil anak-anaknya lalu menguliti sapi yang telah dipotong itu, kemudian dagingnya dibagikan kepada tetangga sekitar. Kerugian yang dialami pemilik akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp. 13.000.000 sesuai harga sapi saat itu.

(Goe)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top