Daerah

Pusam Desak EO Evaluasi Dana Pemkab Terkait Tour de Flores Tahun 2016

TEROPONGNTT, ENDE- Pusat Kajian dan Advokasi Indonesia (PUSAM ) mendesak event organiser (EO) sebagai penyelenggara agar melakukan evaluasi secara transparan terhadap penggunaan dana APBD yang dialokasikan pemerintah kabupaten (pemkab) dalam mendukung penyelenggaraan Tour de Flores (TdF)  tahun 2016. Seharusnya, pelaksanaan TdF menjadi tanggung jawab penuh EO.

Demikian dikatakan Sekertaris Jendral PUSAM – Indonesia, Oskar Vigator Wolo, S.IP kepada wartawan di Ende, Rabu (5/7/2017) siang. Sesuai rencana, TdF kali kedua tahun 2017 akan digelar pada pertengahan Juli 2017 ini.

“Kita meminta kepada penyelenggara dalam hal ini Event Orgainiser  (EO) untuk melakukan evaluasi sebagai bentuk pertanggung jawaban terhadap penggunaan keuangan daerah yang sudah dialokasikan pada pelaksanaan TdF pertama tahun 2016,” kata Oskar.

Oskar berpendapat, kegiatan Tour de Flores seharusnya tidak dibebankan kepada pemerintah kabupaten. Tetapi menjadi tanggung jawab penuh EO sebagai penyelenggara.

Oskar berharap, pemerintah kabupaten yang ada di Pulau Flores maupun pemerintah Provinsi NTT tidak mengalokasikan anggaran APBD kepada  EO. Semestinya, pemerintah daerah harus ciptakan event sendiri untuk promosikan pariwisata yang ada ke tingkat nasional maupun dunia. (JR)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top