Daerah

Perum Jamkrindo Cabang Kupang Fokus Penjaminan UMKM dan Surety Bond

TEROPONGNTT, KUPANG – Pada tahun 2019 ini, Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) Cabang Kupang memfokuskan pelayanannya pada penjaminan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta penjaminan surety bond untuk kegiatan proyek pemerintah. Meski demikian, pelayanan penjaminan Jamkrindo di bidang lainnya tetap terus berjalan.

Hal ini dikatakan Kepala Perum Jamkrindo Cabang Kupang, Ahmad Arifin pada acara silahturahminya bersama awak media di Kupang, Rabu (2/10/2019) sore. Acara silahturahmi dihadiri Humas Perum Jamkrindo pusat, Agustinus Handoko serta Humas Perum Jamkrindo Cabang Kupang.

Menurut Ahmad Arifin, masih banyak UMKM yang kesulitan mengakses dana sebagai modal usaha dari perbankan karena faktor keyakinan perbankan akan pengembalian kredit. Karena itu, Perum Jamkrindo hadir untuk memberi penjaminan sehingga UMKM mendapatkan kredit bagi pengembangan usahanya.

Terutama, kata Ahmad Arifin, Jamkrindo hadir sebagai penjaminan pada penyaluran dana kredit usaha rakyat (KUR) yang disalurkan perbankan dengan bunga pinjaman yang rendah. Bahkan, Jamkrindo hadir melalui program kemitraan untuk membantu petani seperti yang dilakukan Jamkrino terhadap petani jambu mete di Larantuka-Kabupaten Flores Timur.

“Kami siap membantu UMKM untuk mendapatkan akses dana dari perbankan atau lembaga keuangan non bank lainnya. Jamkrindo siap memberikan penjaminan sehingga UMKM bisa medapatkan kredit,” kata Ahmad Arifin.

Selain penjaminan UMKM, kata Ahmad Arifin, Perum Jamkrindo Cabang Kupang juga focus pada surety bond atau penjaminan proyek pemerintah. NTT merupakan provinsi di Indonesia yang paling banyak memanfaatkan produk surety bond Jamkrindo dibanding provinsi-provinsi lainnya.

Umumnya pelaksanaan proyek pemerintah di NTT memanfaatkan surety bond Perum Jamkrindo banyak dimanfaatkan sebagai penjaminan bagi pelaksanaan proyek-proyek pemerintah di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan, NTT menjadi provinsi di Indonesia yang paling banyak memanfaatkan produk surety bond Jamkrindo dibanding provinsi-provinsi lainnya.

Surety Bond, kata Ahmad Arifin, adalah suatu bentuk penjaminan yang biasanya pihak Obligee (pemilik pekerjaan/proyek) meminta Surat Jaminan dari Principal (kontraktor/pemborong) dengan maksud untuk menyatakan kesungguhan Principal dalam melaksanakan pekerjaannya sesuai kontrak/perjanjian yang telah disepakati.

Manfaat dari Surety Bond ini, jelas Ahmad Arifin, untuk memberikan jaminan kepada Pihak Pemilik Proyek (Oblegee) bahwa apabila Pihak Penyedia Jasa (Principal) tidak dapat melaksanakan kewajiban seperti yang diperjanjikannya akan diganti oleh Pihak Surety Company. Surety Bond banyak jenisnya, yakni berupa Jaminan Penawaran (Bid Bond), Jaminan Pelaksanaan (Performesnce Bond),  Jaminan Uang Muka (Advance Paymen Bond) dan Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond).

”Yang membanggakan kami adalah Surety Bond di NTT salah satu kontributor terbesar surety bond seluruh Indonesia bagi Jamkrindo. Dibandingkan dengan daerah lain, kami (Jamkrindo Cabang Kupang) masuk lima besar untuk produk surety bond,” kata Ahmad Arifin.

(max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top