Ekbis

Pertamina Tawarkan Bisnis Pertashop bagi Masyarakat NTT, Ada yang Mau..??

TEROPONGNTT, KUPANG – Bagi masyarakat Nus a Tenggara Timur (NTT) yang ingin menekuni usaha penjualan bahan bakar minyak (BBM),  PT Pertamina (Persero) kini menawarkan peluang bisnis Pertashop. Pertashop (Pertamina Shop) adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.

Hal ini terungkap dalam Pertemuan Awak Media Bersama Section Head Communication Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Ahad Rahedi yang digelar di The Kelapa Restaurant & Sky Lounge Kupang, Selasa (30/3/2021). Hadir pula dalam pertemuan ini, Komrel MOR V Pertamina, Taufik R. Lubis, dan Sales Branch Manager Pertamina MOR V Cabang Kupang-NTT, Muhamad Angga, serta tim Pertamina Marketing Region Jatimbalinus.

“Kalau membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memang membutuhkan biaya yang besar. Tapi kalau untuk usaha bisnis penjualan BBM dengan skala yang lebih kecil dari SPBU, saat ini PT Pertamina (Persero) membuka peluang bisnis Pertashop. Masyarakat NTT yang mau atau ingin menekuni bisnis Pertashop bisa mendatangi kantor Pertamina untuk mendapat informasinya,” kata Section Head Communication Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Ahad Rahedi dalam pertemuan tersebut.

Menurut Ahad,  ada tiga skema bisnis Pertashop yang ditawarkan yakni Skema Gold, Skema Platinum dan Skema Diamond. Syaratnya adalah memiliki modal Rp250 juta, memiliki lahan yang cukup untuk membangun Pertashop dan mendirikan badan usaha atau perusahaan Pertashop. Selanjutnya bisa berkomunikasi dengan pihak Pertamina untuk proses selanjutnya.

Hal yang sama disampaikan Sales Branch Manager Pertamina MOR V Cabang Kupang-NTT, Muhamad Angga, dalam kesempatan tersebut. Dengan adanya warga yang mau membangun usaha bisnis Pertashop, diharapkan pelayanan BBM bagi masyarakat menjadi lebih baik.

Sementara ketika ditanya wartawan perihal adanya bisnis Pertamini yang ditekuni masyarakat di pinggir-pinggir jalan, Ahad mengatakan, bagi Pertamina bisnis Pertamini yang dilakukan masyarakat adalah bisnis penjualan bensin eceran biasa, sama seperti penjualan bensin eceran menggunakan botol. Karena bisnis Pertamini tersebut bukan jenis usaha bisnis dari Pertamina.

(max)

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top