Daerah

Pemuda GMIT Bantu Pengamanan Perayaan Idul Fitri di TTU

TEROPONGNTT, KEFAMENANU — Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengaplikasikan jiwa toleransi terhadap umat beragama dengan membantu pengamanan arus lalu lintas dan parkiran bersama aparat keamanan saat jalannya malam takbiran dan sholat ied Idul Fitri 1 Syawal 1440 H di lapangan upacara kantor Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Rabu (5/6/2019).

“Ini (PAM Idul Fitri) merupakan salah satu rangkaian kegiatan Futsal Lintas Agama GMIT Petra Cup II 2019 yang akan dilaksanakan pada awal bulan Juli 2019,” ungkap Pengurus Pemuda GMIT Petra, Riki Talan selaku Ketua Panitia Futsal Lintas Agama GMIT Petra Cup II 2019.

Disaksikan media ini, kegiatan malam takbiran yang dilaksanakan Selasa, (4/6/2019) itu dimulai pukul 20.00 wita. Meski hujan rintik menghiasi Kota Kefamenanu, namun tak menyurutkan semangat pawai kemenangan bagi umat Muslim di Kota Sari itu. Aparat TNI, Polri, Dinas Perhubungan dibantu Komunitas satu Biinmaffo, pemuda GMIT, OMK, serta Pramuka mengamankan sektor keamanan laulintas.

Rute malam Takbiran yang dilakanakan mulai dari  depan kantor Bupati TTU, menuju Cabang Padang 2, Jalan Kartini, Jabal Mart, Gereja Immanuel, TK Bayangkari, Rujab Wakapolres, Rujab Bupati, Apotek Surya farma kemudian menuju Masjid Agung Nurul Falah, Hotel setangkai belok kiri cabang Mustika,Tugu HKSN belok kiri Fatuteke, cabang SMUK belok kiri cabang Tulip terus ke Km 9. Kembali belok kiri cabang Rutan, Pasar Baru, belok kanan Pemancar TVRI, belok kiri SMPN 1 dan Finish di Kantor Bupati TTU. Kegiatan berjalan aman dan tertib.

Pada saat pelaksanaan Sholad Ied Idul Fitri, Rabu (5/6/2019), yang dimulai pukul 06.00 wita, Komunitas Satu Biinmaffo yang terdiri dari  Pemuda GMIT, OMK serta Pramuka, kembali turun ke lokasi untuk membantu mengamankan lalu lintas serta pengamanan parkiran roda dua dan roda empat.

Koordinator Komunitas Satu Biinmaffo, Roby Saunoah menambahkan, sebagai saudara, sudah menjadi keharusan untuk saling mendukung dalam hal-hal baik. Komunitas SATU BIINMAFO (KSB) dan pemuda gereja, lanjut ia, sudah terlibat dalam PAM Idul Fitri selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2016. “Keterlibatan kita hanya sekedar memperlancar dan memberi rasa nyaman bagi saudara muslimin dan Muslimat dalam merayakan Idul Fitri. Hanya itu yg bisa kita lakukan sebagai saudara,”tegasnya.

(AB)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top