Daerah

Pemkot Kupang Tertibkan Batas Wilayah Antar Kelurahan, Begini Tanggapan Lurah Kolhua dan Ketua RW 03 Kelurahan Belo

TEROPONGNTT, KUPANG — Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Pemerintahan Setda Kota Kupang, sejak beberapa hari terakhir melakukan survei penetapan titik batas wilayah antar kelurahan di Kota Kupang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendapatkan peta wilayah dan  penentuan batas wilayah administrasi pemerintahan antar kelurahan di Kota Kupang.

“Kami dari Bagian Pemerintah Setda Kota Kupang melakukan pengambilan titik koordinat batas wilayah untuk menghasilkan peta batas wilayah demi kepentingan adminstrasi pemerintahan,” kata Ketua Tim Penetapan Wilayah Setda Kota Kupang, Izak Naraha, ditemui di Kelurahan Kolhua, Kamis siang (15/10/2020).

Izak Naraha mengatakan, kegiatan ini penting bagi penentuan batas wilayah administrasi di semua wilayah Kota Kupang sehingga diharapkan nantinya Kota Kupang bisa memiliki peta wilayah yang valid. Semua pihak diharapkan mendukung kegiatan ini.

Sementara Lurah Kolhua, Vester Helo, SH yang ditemui di lokasi survei mengatakan, mendukung semua rencana kegiatan yang dilakukan agar nantinya wilayah Kelurahan Kolhua bisa memiliki peta wilayah yang jelas. Dengan demikian, adminstrasi kependudukan masyarakat bisa ditertipkan.

Karena selama ini, menurut Helo, ada warga Kolhua yang tinggal dan menetap di wilayah lain tetapi mempunyai atau menguasai tanah beberapa bidang di batas wilayah Kolhua. Hal ini bisa saja membingungkan dalam hal kepemilikan wilayah.

“Ya kita harap dengan penetapan ini bisa menghasilkan satu peta wilayah sehingga dapat menertibkan adminstrasi kependudukan warga,” kata Vester Hello.

Secara terpisah,  Goris Takene selaku Ketua RW 03 Kelurahan Bello, mengharapkan agar penetapan dan kepastian batas administrasi antar wilayah tersebut, tidak hanya penetapan batas antar wilayah kelurahan di Kota Kupang. Tetapi, perlu juga ada kepastian penetapan wilayah antara kabupaten dan Kota.

Sebab menurut Takene, ada pilar batas wilayah antara Kabupaten Kupang dan Kota Kupang di wilayah lingkungan RW 03 Kelurahan Belo yang perlu penetapan ulang. Hal ini penting agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

“Saya kira ini sangat baik untuk kepastian pemetaan wilayah, tetapi perlu juga ada kepastian batas wilayah antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,” pinta Takene.

(goe)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top