Daerah

Pemdes Kaeneno Siapkan Kebun Kolektif, Warga Curhat ke Wabup dan Waket Dewan

TEROPONGNTT, SOE — Pemerintah Desa (Pemdes) Kaeneno, Kecamatan Fautmolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) membuat gebrakan menghadapi musim tanam (MT) tahun 2019/2020 ini dengan mengadakan lahan pertanian yang dikelola secara kolektif oleh 300-an KK di desa tersebut. Setelah lahan disiapkan, pada Sabtu (16/11/2019), jajaran pemdes dan masyarakat menggelar ibadah syukur di kantor desa setempat.

Ibadah yang juga sekaligus mensyukuri penyelesaian pekerjaan fisik porgram dana desa ini, dipimpin Ketua Majelis Jemaat Ebenhaeser Kaeneno, Pendeta Henderika Pello-Wenno,S.Th. dam dihadiri Camat Fautmolo, Kades Kaeneno, Gusti Fallo dan aparat desa serta Anggota Komisi III DPRD TTS, Victor Soinbala dan masyarakat desa. Setelah ibadah syukur, datang Wabup TTS, Jhony Army Konay dan Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru.

Kades Kaeneno, Gusti Fallo mengatakan, lahan kebun yang disiapkan hampir mencapai 2 hektoare (ha) luasnya di sekitar kantor desa. Lahan dikelolah secara  gotong-royong oleh masyarakat setempat.

“Ini kita kerja sendiri secara swakelola oleh semua masyarakat dari masing-masing RT tanpa menggunakan dana desa. Pemdes akan menyiapkan benih jagung dan kacang yang akan dibagikan kepada warga untuk ditanam. Ini merupakan tindak lanjut dari program kebun kolektif desa yang dicanangkan Pemda TTS,” kata Gusti Fallo

Camat Fautmolo, Apris Manafe kepada wartawan mengatakan, selain Kaeneno, program kebun kolektif desa juga dilaksanakan di enam desa lainnya dalam wilayah kecamatan tersebut. Diharapkan program ini dapat berjalan dengan baik.

Wabup TTS, Army Konay dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada aparat desa dan masyarakat setempat atas inovasi yang telah dilakukan. Apa yang dilakukan Pemdes Kaeneno adalah suatu gebrakan dari pemimpin muda yang mencerminkan semangat perubahan.

Di era sekarang ini, kata Army, pengembangan wilayah membutuhkan inovasi – inovasi dan orang muda yang menjadi pemimpin patut menunjukan inovasi. Hal itu sudah ditunjukan oleh Kades Kaeneno, Gusti Fallo yang berusia muda dan belum beristeri.

Pada kesempatan itu, warga juga diberi kesempatan untuk menyampaikan keluh kesahnya kepada pemerintah dan DPRD TTS. Beberapa warga diantaranya, Marten Soinbala, Yakobus Nabunome dan Yos Banunaek secara berurutan menyampaikan curhatan mereka.

Kepada Wabup TTS, Army Konay, warga ini menyampaikan keluhan tentang parahnya kondisi jalan raya yang menjadi akses masuk-keluar di desa mereka. Saat hujan datang, praktis mereka terisolir karena jalan utama yang berlumpur dan sulit dilewati kendaraan.

Warga juga berharap, adanya jaringan listrik yang bisa menerangi rumah semua warga serta jaringan air bersih. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, mereka membeli air dalam jerigen yang dijual keliling warga setempat.

(PR)

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top