Daerah

Pejabat Yang Satu ini Pernah Membuat Kota Kupang Mendapat Penghargaan Adipura Dua Tahun Berturut-turut

TEROPONGNTT, KUPANG – Meski Kota Kupang saat ini mendapat predikat sebagai salah satu kota paling kotor di Indonesia, namun sesungguhnya ketika pria ini menjabat s ebagai Kepala Dinas Kebersihan Kota Kupang, ia pernah membuat Kota Kupang mendapat predikat terbaik dengan pengahargaan Adipura dua tahun berturut–turut.
Pejabat yang pernah menjadi Kadis Kebersihan Kota Kupang tersebut adalah, Drs. Adrianus Lusi. Saat ini, Drs. Adrianus Lusi menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Kupang.

“Dulu saya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan Kota Kupang, dan mendapat predikat terbaik dan dapat penghargaan adipura selama dua tahun berturut- turut dari 2010 dan 2011,” kata Sekretaris Dewan Kota Kupang, Drs. Adrianus Lusi saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (16/1/19).

Menurut  Adrianus Lusi, dirinya menjabat  sebagai Kadis Kebersihan Kota Kupang selama tahun 2008 sampai 2011 dalam masa kepimimpinan Daniel Adoe dan Daniel Hurek sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang.

“Selama saya jadi Kadis Kebersihan Kota Kupang saya bisa mengatur sampah-sampah dengan secara baik,” ujar Adrianus Lusi.

Dikatakan Adrianus Lusi, untuk menjaga kebersihan di kota Kasih Kupang, bukan saja bagaimana sampah diangkut dari TPS ke TPA, tetapi yang paling utama adalah bagaimana mengelolah sampah rumah tangga. Kita bisa mengurangi sampah itu dengan memperbanyak pengelolaan sampah rumah tangga itu menjadi pupuk.

“Kalau kita membentuk satu kelompok pengelolaan sampah di tiap kelurahan pasti kota ini bisa bersih dan terhidar dari tumpukan sampah,” katanya.

Adrianus Lusi berharap Kepala Dinas Kebersihan Kota Kupang bisa mengetahui bagaimana caranya mengatur dan mengelolah sampah. Kalau hanya mengangkut terus dibuang ke TPA, tidak akan bersih. Pemerintah sudah menyiapkan tempat sampah tapi masyarakat tidak punya kesadaran membuang sampah. Masyarakat hanya membuang sampah begitu saja dan sampah yang dibuang tidak dibungkus rapi.

“Dulu saya terapkan pada anak buah saya untuk menyiapkan kantong sampah pada saat angkut sampahnya  supaya bisa diisi dalam kantongnya. Pada akhirnya sisa–sisa sampah tidak tersisa lagi di tempat pembuangan sampah. Harapan saya, marilah kita menjaga kebersihan Kota ini,” kata Adrianus Lusi.

(*/em)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top