Nasional

Pastor Yang Menyebar Spiritualitas Lewat Lagu…

TEROPONGNTT, KUPANG — Namanya Romo Wilibaldus Gebo, O.Carm. Ia juga dikenal dengan nama Romo Baldo Redion. Pastor Katolik dari Ordo Karmel ini dikenal sebagai Romo Baldo Redion karena posisinya sebagai pastor moderator kelompok vocal group Redion Voice.

Redion Voice merupakan kelompok vocal group Biara Katolik Ordo Karmel Komisariat Indonesia Timur yang berpusat di Maumere-Flores. Kelompok vocal group ini beranggotakan para pastor dan frater Biara Karmel dan telah meluncurkan tiga album lagu-lagu rohani.

Bahkan, memasuki awal tahun 2017, Redion Voice kembali meluncurkan album baru dengan nama album rohani ‘The New and The Memory’. Semua album yang dihadirkan Redion Voice, diterima positif di kalangan umat baik di bumi flobamora maupun nasional dan luar negeri. Album rohani Redion Voice dipasarkan hingga ke Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Singapura, Timor Leste serta Philipine dan Australia.

‘The New and The Memory’ diluncurkan sebagai album keempat Redion Voice dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-10 kelompok vocal group Biara Karmel tersebut. Beberapa lagu dari tiga album Redion Voice sebelumnya juga ikut ditampilkan kembali tetapi dengan aransemen yang baru dan lebih menarik.

Dalam setiap album Redion Voice, Romo Wilibaldus Gebo, O.Carm juga tampil sebagai penyanyi. Bahkan, beberapa lagu dinyanyikan secara solo. Bagi yang pernag mendengar lagu-lagu rohani album Redion Voice, pasti tak menyangkal kalau suara emas pastor Baldo Redion memang merdu adanya.

Bukan cuma mampu bernyanyi, Romo Baldo Redion juga pandai mencipta lagu. Beberapa lagu dalam album Redion Voice adalah ciptaannya. Ada juga lagu-lagu misa yang juga ia ciptakan. Romo Wilibaldus Gebo, O.Carm memang pastor Biara Karmel yang mampu menyebar spiritualitas lewat suara emasnya.

Meski demikian, ketika ditemui di Kupang beberapa waktu lalu, Romo Wilibaldus Gebo, O.Carm mengatakan, album Redion Voice adalah hasil karya bersama seluruh anggota kelompok paduan suara Redion Voice. Semua bekerja sesuai perannya masing-masing dengan satu tujuan menyebarkan spiritualitas lewat lagu.

“Kami bersyukur karena kehadiran album lagu-lagu rohani Redion Voice, mulai dari album pertama hingga album keempat, diterima secara positif di kalangan umat. Semoga pesan rohani yang disampaikan lewat lagu sampai kepada umat dengan baik,” kata Romo Baldo Redion.

Sekedar diketahui, Romo Wilibaldus Gebo, O.Carm adalah bungsu dari sembilan bersaudara. Ayahnya bernama Dominikus Maa dan ibunya bernama Kristina Djelo. Pastor yang biasa disapa Romo Baldo Redion ini lahir di Ratesuba-Ende, 7 Juli 1983.

Mengawali pendidikan di SDI Ratesuba selama tahun 1990-1996 di Desa Kebirangga Tengah, Kecamatan Maukaro, ia lalu melanjutkan pendidikan ke SMPK Maria Goreti (Margot) Ende selama tahun 1996 -1999. Tamat dari pendidikan SMPK Margot Ende, Romo Baldo lalu melangkah ke SMA Seminari Todabelu Mataloko tahun 1999.

Tamat dari SMA Seminari Todabelu Mataloko tahun 2003, Romo Baldo Redion terus memastikan langkahnya menjawab panggilan Tuhan. Ia kemudian mengikuti setiap tahapan Novisiat Ordo Karmel, Kuliah di STFK Ledalero, menjalani TOP di Seminari Todabelu Mataloko, Kuliah Theologi di STFT Ledalero hingga akhirnya dithabiskan menjadi Imam Katolik di Paroki Ndona tanggal 6 Oktober 2013. (*)

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top