Daerah

Moses Mandala : Pemkot Kupang Harus Tanggap

# Organisasi Atau Komunitas Bersihkan Sampah

TEROPONGNTT, KUPANG – Selain petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang, banyak organisasi, perkumpulan atau komunitas, menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan sampah di Pantai Oesapa dan lokasi lainnya di Kota Kupang.

Meskipun kegiatan kerja bakti membersihkan sampah tidak dilakukan secara rutin, namun sangat membantu. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang seharusnya tanggap. Pemerintah harusnya menyiapkan anggaran untuk mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini.

Demikian Anggota DPRD Kota Kupang, Moses Mandala kepada wartawan di Pantai Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Sabtu (9/9/2017) pagi. Moses Mandala hadir di Pantai Oesapa untuk mendukung kegiatan kerja bakti membersihkan sampah yang digelar 800-an mahasiswa dan dosen, dalam rangka menyambut hari ulang tahunnya (HUT) yang ke-54 Fakultas Peternakan (Fapet) Undana.

Kegiatan kerja bakti membersihkan sampah di Pantai Oesapa, mulai dari pasar Oesapa hingga Batu Nona, Sabtu (9/9/2017) pagi, dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang dan Kelurahan Oesapa serta disatukan dengan  kegiatan reses Anggota DPRD Kota Kupang, Moses Mandala.

“Kebetulan saya sedang dalam masa reses, sehingga terlibat mendukung aksi mahasiswa dan dosen Fapet Undana membersihkan sampah di sepanjang pantai ini. Menurut saya, memang pemerintah harus menyiapkan anggaran untuk mendukung kerja bakti seperti ini,” kata Moses Mandala.

Moses Mandala menambahkan, memang tidak ada oerganisasi atau komunitas yang membersihkan sampah secara rutin di Pantai Oesapa. Hanya petugas kebersihan yang melakukannya secara rutin. Tetapi, Pantai Oesapa sebagai lokasi wisata kuliner, harus mendapat perhatian dari pemerintah dalam hal menjaga kebersihan.

Sementara Asisten II Setda Kota Kupang,  Djama Mila Meha kepada wartawan di Pantai Oesapa, Sabtu (9/9/2017) pagi, mengatakan, menyambut baik kegiatan bakti social membersihkan sampah kawasan Pantai Oesapa yang dilakukan keluarga besar Fakultas Peternakan (Fapet Undana).

“Kalau semua perguruan tinggi (PT) seperti begini, tentu bagus,” kata Asisten II Setda Kota Kupang,  Djama Mila Meha.

Menurut Djama Mila Meha, Pantai Oesapa merupakan pantai yang terbuka. Orang suka berkunjung ke Pantai Oesapa karena pantai tersebut merupakan salah satu pantai wisata kuliner di Kota Kupang. Pengunjung yang datang ke pantai Oesapa bisa menikmati keindahan pantai tersebut sambil makan dan menatap sunset.

“Saya sudah ketemu Lurah dan LPM Oesapa. Untuk menangani sampah, Pemkot Kupang akan menempatkan satu container di kawasan Pantai Oesapa supaya sampah bisa diangkut secara rutin oleh mobil kebersihan. Selain itu, pengunjung bisa buang sampah pada tempat yang disediakan,” kata Djama Mila Meha. (lia)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top