Daerah

KSOP Kupang Harus Tanggapi Edaran Dirjen Perhubungan Laut

# Perihal Penghapusan Kapal Penangkap dan Pengangkut Ikan Eks Asing

TEROPONGNTT, KUPANG –Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang harus menanggapi dan melaksanakan edaran Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan RI Nomor UH.002/46/17/SKM tanggal 7 Agustus 2017 tentang Penghapusan kapal penangkap dan pengangkut ikan eks asing. Pasalnya, kapal-kapal tersebut sudah diblack list oleh pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang, Herman Pattiasina ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (15/8/2017) siang, mengaku siap melaksanakan edaran Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI tersebut. Pattiasina juga mengaku, pihak KSOP Kupang sudah menerima edaran tersebut.

Edaran yang dikirim kepada Para Kepala Pelabuhan Tempat Pendaftaran Kapal di seluruh Indonesia dan ditandatangani Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Rudiana, MM, atas nama Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI ini, berbunyi, menindaklanjuti surat dari kementerian kelautan dan perikanan nomor B-195/SJ/II/2016 tanggal 11 Februari 2016, nomor B-775/SJ/VI/2016 tanggal 16 Juni 2016 perihal penghapusan kapal eks asing dari daftar kapal Indonesia, nomor B-358/MEN-KP/VI/2016 tanggal 27 Juni 2016 perihal permohonan agar tidak memproses deregistrasi kapal perikanan eks asing.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dengan ini disampaikan bahwa, apabila di tempat saudara (termasuk di wilayah kerja KSOP Kupang) terdapat pengajuan penghapusan, pendaftaran, sertifikasi dan lain-lain terkait dengan kapal-kapal dimaksud, agar memperhatikan surat dari kementerian kelautan dan perikanan dimaksud dan berkoordinasi dengan Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Dirjen Perhubungan Laut.

“Kami siap melaksanakan, kami pasti melaksanakan edaran dari Dirjen Perhubungan Laut tersebut. Edaran ini memang terkait dengan kapal-kapal ikan eks asing,” kata Pattiasina. (max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top