Pendidikan

Ketika Harapan Pengawas Kandas Di Jalan Berbatu

FOTO : Kepala SDN Fatubena, Marthen Misa

TEROPONGNTT, KUPANG — Adalah Salomi Dethan, S.Pd, Koordinator Pengawas Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Pengawas SD berdarah Rote ini mengaku, hampir sebagian besar pengawas enggan bahkan tak punya harapan banyak untuk melakukan monitoring dan pendampingan pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Fatubena  Kelurahan Kolhua, di Kecamatan Maulafa.

Kalaupun mendesak, mungkin itu terpaksa dilaksanakan sebagai tugas. Hal ini disebabkan, untuk sampai di sekolah tersebut membutuhkan perjuangan berat dan panjang. Akses jalan untuk tiba di RT 10/RW 10 dusun Fatubena, rusak berat melewati wilayah Dusun Petuk dan Dusun Benoha.

“Jujur saja, akses jalan ke sana berbatu sehingga hampir kami, terutama saya, tidak banyak berharap ke sana. Kalau pun ada niat ke sana, itu terpaksa karena tugas,” tutur Salomi yang dibenarkan rekan seprofesinya, Yususf Nubatonis.

Menurut Salomi dan Nubatonis, terkadang kalau ada tugas penting dan mendesak, terpaksa harus ke sana dengan melewati Desa Baumata di Kecamatan Amabi Oefeto, kabupaten Kupang atau bisa juga melintasi wilayah barat Desa Tunfeu di Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. Yang mana, jarak tempuh cukup jauh dan membutuhkan waktu satu (1) sampai dua (2) jam.

“Iya jaraknya cukup jauh, lewat Dusun Petuk tetapi jalan jelek dan berbatu sehingga bisa juga lewat Baumata atau Bello tembus Tunfeu,” terang Nubatonis.

Kondisi ini dibenarkan Kepala SDN Fatubena, Marthen Misa yang ditemui di sekolah itu, Selasa (24/8/2020). Saban hari, ia menghabiskan waktu berjam-jam di jalan ketika hendak ke sekolahnya. Karena dirinya tinggal menetap di Maulafa dan bertugas sebagai kepala sekolah di SDN Fatubena.

“Betul pak, jalan rusak berat lewat Petuk dan Benoha, sehingga tiap pagi dan siang saat pulang sekolah saya memilih lewat Baumata atau lewat Bello tetapi jarak tempuh lebih lama karena jauh,” kata Marthen.

Baik Marthen maupun Salomi dan Yusuf, berharap ke depan akses jalan ke sekolah itu dapat diperhatikan instansi teknis untuk dibenahi.

“Ya kita harap dari Dinas PU bisa perhatikan akses jalan dari Benoha ke Fatubena karena ada fasilitas umum dan sering dikunjungi banyak orang,” harap Marthen.

(*/Humas DisDikBud Kota Kupang)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top