Daerah

Kelurahan Usulkan 337 Pembangunan Fisik dan 73 Pembangunan Non Fisik Dalam Musrembang Tingkat Kecamatan Oebobo

TEROPONGNTT, KUPANG — Setiap kelurahan menyampaikan usulan rencana pembangunannya dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Oebobo yang digelar, Rabu (13/3/2019). Totalnya mencapai 337 usulan untuk pembangunan fisik dan 73 usulan untuk pembangunan non fisik.

Usulan kelurahan juga merupakan hasil dari musrenbang tingkat kelurahan masing-masing. Karena itu, setiap kelurahan harus bisa bersaing dengan kelurahan lainnya dalam mengajukan usulan sehingga dapat diakomodir dalam musrenbang tingkat Kecamatan Oebobo dan menjadi rencana pembangunan prioritas di tingkat kecamatan tersebut.

Hal ini dijelaskan kembali oleh Camat Oebobo, Bernadinus Mere saat ditemui wartawan di Kantor Kecamatan Oebobo usai kegiatan musrembang tersebut, Rabu (13/3/2019) siang. Menurut Bernadinus Mere, semua usulan dari kelurahan sudah diskusikan dan dibahas dalam Musrenbang Kecamatan Oebobo.

“Tim yang kita sudah bentuk merupakan utusan dari kecamatan. Saat ini mereka sementara bermusyawarah, kita berharap usulan yang menjadi prioritas sebanyak 20 sampai dengan 30 usulan saja. Sehingga usulan yang disampaikan memang benar-benar prioritas menurut ukuran pemerintah di tingkat Kecamatan Oebobo,” kata Bernadinus Mere

Musrenbang Kecamatan Oebobo diikuti seluruh keluarahan dalam wilayah kecamatan tersebut. Selain itu, juga dihadiri perwakilan dari tiap instansi terkait serta Anggota DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek.

Dijelaskan Bernadinus Mere, sebelum dibahas dalam musrenbang kecamatan, pihak pelurahan sudah mengimput terlebih dahulu usulan melalui system yang disiapkan Pemerintah Kota Kupang. Sehingga sudah direkap terlebih dahulu dan memudahkan pembahasan.

“Untuk Kecamatan Oebobo ini, saya sebagai camat belum menentukan mana saja usulan dalam musrembang yang kita jadikan prioritas pembangunan, karena masih dalam musyawarah dan harus sepakat bersama-sama. Supaya usulan yang kita terima dan jadikan prioritaskan menjadi kesepakatan bersama dalam musrenbang,” kata Bernadinus Mere.

Bernadinus Mere berharap, musrenbang dapat menentukan proiritas rencana pembangunan dan prioritas hasil musrenbang Kecamatan Oebobo dapat dibawa  ke dalam murembang di Tingkat Pemerintah Kota Kupang. Sehingga penentuan anggarannya berdasarkan prioritas yang sudah ditentukan dari kecamatan.

Senmentara Anggota DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek mengatakan, proses perencanaan sesuai dengan aturan perundang-undang yang berlaku. Dirinya memberi apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat soal proses musrenbang ini.

Karena ketersediaan anggaran pemerintah sangat terbatas, maka Daniel Hurek berharap, usulan rencana pembangunan benar-benar konsep hasil musyawarah. Tidak sekedar sebuah laporan tertulis yang masih menjadi usulan mentah ketika dibawa ke musrenbang tingkat Kota Kupang.

“Musyawarah itu sungguh-sungguh dilaksnakan dalam sebuah kegiatan. Jadi tidak hanya sebuah lapaoran kemudian diikuti dalam bahasa yang lain, yang kemudian kita katakan bahwa usulan mentah yang dibawah ke musrembang tingkat Kota Kupang,” kata Daniel Hurek, saat ditanyai wartawan usai mengikuti kegiatan musrembang di Kecamatan Oebobo, Rabu (13/3/2019).

Daniel Hurek berharap, program dan rencana kegiatan yang ditetapkan dalam musrenbang, benar-benar mendesak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai Anggota DPRD Kota Kupang, ia sangat mendukung semua usulan dan program dari masing-masing kelurahan.

“Nanti kita akan bahwa ke dalam persidangan di DPRD Kota Kupang, dimana usulan itu kita harus tetap pertahankan karena ini adalah kepentingan masyarakat,” jelas Daniel Hurek

(em)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top