Daerah

Kejati NTT Serius Kawal Penggunaan Dana Desa

TEROPONGNTT, KUPANG — Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT melalui kejaksaan negeri (Kejari) se-NTT serius mengawal penggunaan dana desa. Agar pengelolaan dana desa tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan, seluruh kejaksaan negeri (kejari) di NTT menggelar sosialisasi Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) kepada aparat desa.

Demikian disampaikan Asisten Intelijen (Asintel) Kejati NTT, Amran Lakoni kepada media melalui press rilis yang diterima wartawan di Kupang, Kamis (24/8/2017). “Kejati NTT saat ini serius mengawal penggunaan dana desa di seluruh Provinsi NTT melalui kejari di setiap kabupaten/kota, ” kata Amran Lakoni.

Menurut Amran Lakoni, sosialisasi TP4D yang diselenggarakan Kejari se-NTT dan diikuti para kepala desa diharapkan, dapat menghilangkan keraguan pemerintah desa dalam penyerapan dana desa. Selain itu, pembangunan desa dan pemberdayaan berjalan lancar dan aman sesuai maksud, tujuan dan ketentuan, penyimpangan dan penyelahgunaan dana desa dapat dicegah.

Transparansi dan keikutsertaan masyarakat desa dalam pembangunan desa, kata Amran Lakoni, berdampak pada meningkat kecerdasan dan ketaatan hukum pemerintah desa.

Pengawalan dana desa, kata Amran Lakoni, untuk menyukseskan visi dan misi pembangunan tahun 2015 sampai 2019  melalui program prioritas ketiga nawa cita takni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Dijelaskan Amran, jumlah dana desa yabg dikucurkan pemerintah pusat di NTT sebesar Rp.2.360.353.320.000 di seluruh desa di NTT. (pat)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top