Daerah

Kejari Ende Siap Usut Jika Ada Laporan Masyarakat Soal Jalan Tani Mubasir

TEROPONGNTT, ENDE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ende akan bertindak tegas dan segera mengusut jika mendapat laporan masyarakat soal proyek jalan tani yang mubasir dan tidak difungsikan akibat pekerjaan tidak berkualitas. Baik itu proyek jalan yang menggunakan dana desa, APBD kabupaten dan APBD provinsi maupun APBN.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ende, Muji Murtopo mengatakan hal itu kepada wartawan di kantornya beberapa waktu lalu. Namun demikian, laporan jangan cuma datang dari satu orang, tetapi sebaiknya dari beberapa orang.

“Jangan laporan cuman satu dong, harus lebih dari tiga, sehingga kami bisa usut. Kalau lebih banyak, lebih bagus, karena kita akan lihat dari penganggaran, waktu kerja dan mekanisme lainya. Apakah ada indikasi korupsi atau tidak. Bagi kami, segala bentuk proyek kita juga lihat dari sisi pemanfaatanya juga,” kata Murtopo.

Murtopo berharap, jika ada proyek di desa yang tidak bermanfaat atau mubasir, segera diinformasikan kepada kejaksaan.

Sementara Sekertaris Forum Peduli Masyarakt Kecil (FPMK) Kabupaten Ende, Adrianus So mengatakan, penegak hukum harus usut jalan tani yang ada di Kabupaten Ende. Menurunya, pengerjaan jalan tani buang-buang anggaran, karena setelah digusur tidak ada pemanfaatannya.

Ardianus So mengatakan, proyek jalan tani di Kabupaten Ende tahun 2015 dan 2016, paling banyak di wilayah Kecamatan Ende. Hampir 20 lebih ruas jalan tani yang tidak difungsikan setelah digusur. (JR)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top