Ekbis

Kegiatan Telkomsel di Alor Ditangani EO Rakata Bali

TEROPONGNTT, KALABAHI — Kegiatan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) 2016 dan peresmian BTS baru Telkomsel Wilayah Perbatasan bersama Menkopolhukam, Wiranto dan Mendagri, Tjahjo Kumolo di Kota Kalabahi-Kabupaten Alor, Selasa dan Rabu (23-24/8/2016) berlangsung sukses. Ternyata Telkomsel mendatangkan Event Organizer (EO) Rakata Bali untuk menyukseskan kegiatan yang dihadiri jajaran Direksi PT Telkomsel ini.

Event Organizer (EO) Rakata Bali menangani penginapan dan makanan bagi para tamu Telkomsel selama berada di Kabupaten Alor. Sepekan sebelum tim dan jajaran direksi Telkomsel bersama Menkopolhukam, Wiranto dan Mendagri, Tjahjo Kumolo tiba di Kota Kalabahi, Kabupaten Alor, Event Organibagianzer (EO) Rakata Bali sudah terlebih dahulu menurunkan timnya ke Kabupaten Aor untuk melakukan berbagai persiapan.

“Kami dari EO Rakata Bali ada dua tim. Ada yang ngurus masalah penginapan dan ada yang ngurus makanan. Kalau saya khusus ngurus makanannya,” kata EO Rakata Bali, Rina Malia ketika ditemui di Resto Mama Kota Kalabahi Alor, Rabu (24/8/2016) siang.

Menurut Rina, agar pelayanan terhadap jajaran direksi dan tim Telkomsel selama berada di Alor mendapat pelayanan memuaskan sesuai standar, EO Rakata Bali terpaksana melakukan sejumlah modifikasi pada kamar hotel yang dipakai, hingga bagian toiletnya. Selain itu juga memasang tenda di depan hotel agar lebih menampilkan pelayanan yang berstandar.

“Di Alor ini hanya ada hotel melati. Belum ada hotel berbintang. Sehingga kita harus mengeluarkan sedikit tambahan biaya agar pelayanan yang disiapkan tidak setengah-setengah. Apalagi Dirut Telkomsel, Ririek Adriansyah juga hadir di Alor untuk kegiatan ini,” kata Rina.

Sementara untuk makanan, kata Rina, pihaknya selaku EO Rakata Bali berusaha keras menyajikan menu istimewa demi memenuhi keinginan direksi Telkomsel sebagai klien. Bahkan chef beserta bumbu masakan didatangkan secara khusus dari Bali dan tidak sekedar menyewa chef atau juru masak yang ada di Kota Kalabahi.

Seorang wartawan dari sebuah surat kabar di Jakarta, yang juga turut dalam kunjungan bersama Telkomsel di Kalabahi, mengatakan, adanya EO dari Denpasar Bali yang disewa khusus Telkomsel ke Kabupaten Alor memberi pesan kalau fasilitas perhotelan dan restaurant di Kota Kalabahi-Kabupaten Alor masih perlu melakukan pembenahan. Apalagi, perkembangan pariwisata di Kabupaten Alor terus berjalan dan makin banyak event digelar di kabupaten tersebut.

“Pengusaha pariwisata dan pemerintah setempat harus melihat hal ini. Dengan menggunakan EO dari luar berarti kesiapan fasilitas pendukung pembangunan pariwisata di daerah ini harus dibenahi lagi. Harus ada ransangan bagi hadirnya hotel berbintang di Alor. Apalagi jumlah turis mancanegara yang berkunjung ke Alor makin banyak jumlahnya,” kata wartawan yang menolak namanya ditulis di Koran ini.

Puluhan wartawan dari Jakarta dan Surabaya diboyong Telkomsel serta kedua menteri ke Kabupaten Alor untuk meliput kegiatan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) 2016 dan peresmian BTS baru Telkomsel Wilayah Perbatasan yang dipusatkan di Kota Kalabahi-Kabupaten Alor, Provinsi NTT, Selasa dan Rabu (23-24/8/2016). Ketika berada di Kalabahi, para wartawan juga menyempatkan diri berkunjung ke Pantai Wisata Maimor di tepi selat Alor.

Pemandangan di pantai wisata Maimor ini cukup menawan. Namun, lokasi ini belum ditata secara baik sehingga terkesan belum cocok jika disebut sebagai lokasi wisata pantai. (*)

 

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top