Hukrim

Kasihan….Seorang Ibu Muda Diperkosa Pria Pengangguran di Rumahnya

TEROPONGNTT, PEKANBARU – Seorang ibu muda diperkosa pria pengangguran di rumahnya. Pelaku muncul tiba-tiba di pintu rumah korban, saat ibu muda itu hendak keluar menjemput anaknya di sekolah. Nafsu bejat pelaku terpaksa dilayani, karena perempuan itu diancam akan dibunuh jika berani menolak dan melawan.

Ibu rumah tangga (IRT) tersebut berinisial AR (23 tahun) sementara pria pengangguran yang memperkosananya berinisial As. Kepada aparat kepolisian Polres Bengkalis Riau, korban mengaku diperkosa As saat suaminya tidak ada di rumah.

“Korban kemarin sudah melaporkan kasus ini ke polisi. Setelah mendapat laporan kita berhasil menangkap As,” ucap Kapolres Bengkalis, Riau AKBP Hadi Wicaksono kepada wartawan di Bengkalis, Rabu (22/3/2017).

Wicaksono mengatakan kejadian perkosaan yang dialami ibu muda itu terjadi di wilayah Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau. Saat itu korban sedang berada di rumah sementara suaminya pergi bekerja.

Saat korban akan keluar rumah hendak menjemput anaknya di sekolah, muncul As. Pria penganguran ini mencabut pisau dan mengarahkan ke leher korban. Tersangka meminta dilayani nafsunya, jika tidak AR akan dibunuh.

Karena ketakutan, AR pun pasrah. Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku meninggalkan korban. Atas kejadian itu, korban pun lari ke rumah orangtuanya dan menceritakan kejadian pahit yang dialaminya.

Tidak berapa lama suami korban pun datang. AR menceritakan kejadian pahit yang dialaminya pada suaminya. Peristiwa ini pun diketahui warga yang geram dan berusaha mencari As.

Sementara korban dan istrinya melaporkan kasus ini ke Polsek Rupat. Karena lokasi rumah cukup jauh, keduanya baru tiba ke kantor polisi malam harinya.

Setelah mendapat laporan, kata Wicaksono, polisi langsung bergerak ke desa tempat korban dan tersangka tinggal. Setelah delapan personel sampai lokasi, situasi desa sedang memanas karena warga terus memburu As.

“Sekitar 23.00 Wib, anggota berhasil menemukan As. Untuk keselamatan tersangka dari amukan warga, kita membawanya secara diam-diam. Dari catatan kita, As ini pernah terlibat kasus perkosaan dan juga pencurian. Dia seorang resedivis,” pungkas Wicaksono. (*/sindonews.com)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top