Daerah

Kanwil DJP Nusa Tenggara Datangi Ketua DPRD Provinsi NTT, Kenapa ya….?

TEROPONGNTT, KUPANG — Kepala Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara, Belis Siswanto bersama jajarannya, menemui Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Emelia Nomleni,  di Rumah Jabatan (Rujab) Ketua DPRD Provinsi NTT, Rabu (29/1/2020). Hal ini dalam rangka koordinasi untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara serta implementasi anggaran.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Nusa Tenggara, Belis Siswanto datang didampingi Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas), Devi Sonya Adrince, Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan (PPIP), Candra Budi, serta Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan (DP3), Mochamad Taufiq bersama Moch. Luqman Hakim selaku Kepala KPP Pratama Kupang dan M. Arifin, selaku Kepala KPP Pratama Atambua.

Kedatangan Kakanwil DJP Nusa Tenggara kali ini untuk menjalin silaturahmi, serta meningkatkan sinergi dan koordinasi antar instansi pemerintah khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Selanjutnya Kanwil DJP Nusa Tenggara dan DPRD Provinsi NTT dapat bersama-sama melaksanakan pengawasan atas proses pengamanan penerimaan negara dan pemanfaatannya di masyarakat.

Dana dari pemerintah pusat digelontorkan kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, diantaranya untuk pembangunan gedung, jalan disektor – sektor pariwisata,bendungan, permukiman,jalan nasional,bandara, dan pelabuhan. Kepala Kanwil DJP Nusa Tenggara, Belis Siswanto berharap pengawasan terhadap pengamanan penerimaan negara dapat terlaksana dengan baik.

Selain itu, Kanwil DJP Nusa Tenggara melaui KPP Pratama Kupang akan selalu memberikan pelayanan terbaik serta memberikan penyuluhan-penyuluhan terkait perpajakan kepada seluruh masyarakat NTT melalui kelas pajak, Business Development Service, dan inklusi pajak.

Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emelia Nomleni menyatakan akan mendukung secara penuh upaya sosialisasi perpajakan ke masyarakat yang selama ini sudah dilaksanakan, baik melalui media cetak, media online maupun media sosial.

“Kami akan selalu mendukung supaya masyarakat NTT menjadi masyarakat yang paham dan taat pajak, sehingga penerimaan negara lebih optimal dan bebas dari korupsi,” tandas Nomleni.

Kesadaran akan pentingnya pajak sangat penting untuk dipahami oleh seluruh masyarakat di Indonesia, oleh karenanya dibutuhkan dukungan dari semua pihak untuk mencapai optimalisasi penerimaan pajak.

(*)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top