Daerah

Kadis Pendidikan Respons Serius Hasil Sidak Walikota Kupang

TEROPONGNTT, KUPANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Filmon Lulupoy merespons serius temuan Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMP Negeri 2 Kota Kupang, Kamis (24/08/2017) pagi. Saat melakukan sidak, Jefry Riwu Kore menemukan ada kepala sekolah dan guru yang tidak disiplin masuk sekolah.

“Kita sudah melakukan klarifikasi ke sekolah, terkait apa yang ditulis di media mengenai peringatan Walikota Kupang saat melakukan sidak atau kunjungan ke sekolah-sekolah. Kami hadir di sekolah, dan kita tekankan kembali soal disiplin,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Filmon Lulupoy kepada wartawan di aula Paroki St Yosep Naikoten, Sabtu (26/8/2017) siang.

Filmon Lulupoy hadir di aula Paroki St Yosep Naikoten dalam rangka Pengukuhan Badan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kota Kupang periode 2017 – 2021. Saat memberi keterangan kepada wartawan, Lulupoy didampingi Ketua Badan Pengurus MKKS SMP se-Kota Kupang, Hendrik Adu dan sekretaris MKKS SMP.

Menurut Lulupoy, pihaknya akan menggelar pertemuan lagi dengan para kepala sekolah pada pekan depan, untuk menegaskan kembali tentang program kerja Walikota dan Wakil Walikota Kupang. Sehingga, program kerja dinas dan sekolah-sekolah sesuai dan sejalan dengan program kerja Walikota Kupang.

“Saya sudah sampaikan pula di acara Pengukuhan Pengurus MKKS SMP se-Kota Kupang tadi, bahwa kita juga harus menata diri, menata sekolah. Disiplin dalam bekerja bukan karena pak walikota turun ke sekolah tetapi memang sudah kewajiban sekolah untuk menerapkan displin kepada para guru, pegawai dan para siswa,” kata Lulupoy.

Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMP Negeri 2 Kota Kupang, Kamis (24/08/2017). Sidak ke sekolah-sekolah menjadi bagian dari rangkaian inspeksi mendadak yang dilakukan Jefry Riwu Kore sejak hari pertama dilantik menjadi Walikota Kupang, 22 Agustus 2017.

Saat melakukan sidak di SMP Negeri 2 Kota Kupang, Jefry Riwu Kore menemukan adanya guru dan kepala sekolah yang terlambat ke sekolah. Bahkan, hingga Jeriko, begitu Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore biasa disapa, selesai melakukan sidak, kepala SMP Negeri 2 Kota Kupang belum juga datang. (max/Pito Atu/penanusantara.com)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top