Daerah

Jalan Nekamese – Usapisonbai Nyaris Putus, Warga Minta Pemkab Kupang Beri Perhatian

TEROPONGNTT, KUPANG — Titik longsoran ruas jalan yang menghubungkan pusat Kecamatan Nekamese di Kabupaten Kupang dengan enam (6) desa di wilayah pantai selatan nyaris putus. Akibatnya, aktifitas transportasi dari dan ke wilayah itu menjadi terhambat. Masyarakat kuatir jelang hujan tiba tahun ini trasportasi akan putus total.

Hal ini di sebabkan karena jalan di wilayah itu longsor dan menimbulkan lubang yang cukup dalam. Untuk Menghindari kondisi itu warga membuka jalan baru disamping lokasi longsoran. Namun dikuatirkan longsoran akan semakin menjadi, apabila tidak ditangani segera.

“Ya betul pak. Kami.minta pemerintah supaya kalau bisa perhatikan segera sebelum musim hujan datang. Karena akan memperparah longsoran yang bisa sebabkan jalan putus total,” kata Markus Nenosaban (64) warga Dusun 4 Desa Usapisonbai.

Hal yang sama diungkapkan Hermanus Leinsini (67), yang menggatakan tidak ada jalur jalan lain hanya itu satu-satunya jalan yang sering dilewati semua warga enam (6) desa di Pantai Selatan yakni Desa Oenif, Usapisonbai, Taloitan, Bone, Tasikona dan Desa Oepaha di Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang.

Kepala Dusun 5 (lima) Desa Usapisonbai, Mikael Bana (42) mengatakan, lokasi longsoran sudah lama terjadi sejak 2018 dan sudah pernah dibenahi tetapi awal Januari 2020 lalu longsoran bertambah parah akibat hujan. Sehingga dikwatirkan bisa menjadi parah bahkan bisa putus total apabila tidak segera dibenahi.

“Sudah lama sejak 2018 tapi tambah parah akibat hujan Januari 2020 lalu, sehingga kami kwatir bisa tamba rusak kalau tidak perbaiki pada tahun ini,” kata Bana yang ditemui di lokasi longsoran tersebut, Rabu (14/9/2020).

(goe)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top