Daerah

Jaksa Agung RI, H M Prasetyo Pantau Operasi Katarak di NTT

TEROPONGNTT, KUPANG — Jaksa Agung RI, H M Prasetyo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi NTT selama tiga hari, 7-9 Juli 2017. Di hari kedua kunjungan kerjanya, Jaksa Agung RI, H M Prasetyo memantau langsung kegiatan operasi katarak gratis dalam rangka peringatah HUT Adhiyaksa ke-56 yang dipusatkan di halaman Kejati NTT, Sabtu (8/7/2017) siang.

Sebanyak 240 pasien katarak terdaftar untuk mengikuti operasi katarak dalam kegiatan ini. Kegiatan operasi katarak gratis didukung tim dokter ahli dari Jakarta dan dibantu tim dokter dari RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang dan beberapa rumah sakit lainnya di Kota Kupang.

Jaksa Agung RI, H M Prasetyo kepada wartawan mengatakan, kegiatan operasi katarak menjadi agenda rutin sebagai bentuk kepedulian kejaksaan terhadap masyarakat. Terutama diperuntukkan bagi warga dari keluarga kurang mampu yang selama ini sangat merindukan pelayanan operasi katarak agar bisa melihat kembali.

Institusi kejaksaan, kata Prasetyo, tidak semata-mata menjalankan tugas pokok penegakkan hukum, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan. Karena itu, dalam rangka HUT Adhiyaksa ke-56 tahun 2017, kejaksaan menggelar kegiatan operasi katarak gratis, dengan mengusung tema, “Satu tujuan, satu sikap, satu hati untuk Negeri,”.

Kegiatan operasi katarak gratis, kata Prasetyo, tidak saja dilaksanakan di Kejaksaan Tinggi (kejati) NTT, tetapi juga digelar serentak di beberapa kejaksaan tinggi di wilayah provinsi lainnya. Dengan harapan jumlah pasien katarak yang terlayani cukup banyak.

“Kita bisa tanyakan langsung kepada pasiennya, bagaimana perasaannya ketika bisa melihat kembali indahnya dunia. Yang tadinya pengelihatan mereka terganggu, bahkan ada yang tidak bisa melihat sama sekali. Kita bisa ikut merasakan kebahagiaan mereka,”kata Prasetyo.

Untuk perawatan lanjutan, kata Prasetyo, tetap akan dipantau pihak kejaksaan karena kejaksaan telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan. Diharapkan, Kejati NTT tetap mengawasi para pasien yang telah mendapat pertolongan hingga pengobatannya selesai. (Eka)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top