Daerah

IPHI NTT Bersedekah di Bulan Ramadhan

TEROPONGNTT, KUPANG — Bulan suci Ramadhan bagi umat Muslim bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus, tetapi juga mengandung makna sebagai bulan yang penuh dengan ampunan dan pahala. Karena itu, umat Muslim dianjurkan banyak bersedekah, terutama untuk meringankan beban fakir miskin.

Sebagai wujud nyata, umat Muslim yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Nusa Tenggara Timur, bersama seluruh peguyuban di Kota Kupang, mengadakan Safari Ramadhan sekaligus bersedekah. Dana yang terkumpul dari acara Safari Ramadhan, digunakan untuk membantu pembangunan Masjid Nur Musafir Batuplat dan Masjid Al-Mar’atus Lasiana.

Ketua Panitia Safari Ramadhan IPHI NTT, Haji Alimuddin ketika ditemui di sela-sela kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nur Musafir Batuplat, Minggu, ( 4/6/2017), mengatakan, kegiatan Safari Ramadhan merupakan rangkaian acara  yang sudah  berlangsung sejak tahun 2016. IPHI bekerja sama dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) mengadakan Safari Ramadhan dan membantu pembangunan beberapa Masjid di Kota Kupang dan kegiatannya cukup berhasil.

Di tahun 2017, kata Aminudin, IPHI NTT kembali mengadakan Safari Ramadhan dengan menggandeng beberapa paguyuban Muslim di Kota Kupang. Antara lain, Paguyuban Seia Sekato Padang, Paguyuban Jawa, Paguyuban Bima-Dompu, Paguyuban Maluku, BKMT dan Kosimata .

Selain berbuka puasa bersama, kata Alimuddin, ada Tausiah dan penggalangan dana dari swadaya para peguyuban dengan tujuan, membantu pembangunan Masjid yang belum rampung pengerjaannya di Kota kupang.

“Kegiatan Safari Ramadhan yang kita laksanakan tahun ini, merupakan kegiatan lanjutan dari tahun 2016. Dimana, IPHI NTT bersama KKSS mengadakan Safari Ramadhan dan sekaligus membantu pembangunan Masjid di kota Kupang,” kata Alimudin.

“Untuk tahun ini, kita kembali mengadakan Safari Ramadhan dengan menggandeng beberapa peguyuban Muslim, guna bersama bersafari Ramadhan di 4 Masjid yaitu Baburahman, Nur Musafir Batuplat, Al-Iklas Alak dan Masjid Al-Mar’atus Lasiana. Selain kita berbuka puasa bersama, ada Tausiah dan penggalangan dana untuk pembangunan Masjid yang berasal dari swadaya para peguyuban dan Jama’ah yang hadir,dan disumbangkan untuk pembangunan Masjid,” kata Alimudin lagi.

Alimudin  juga berharap, kebersamaan yang sudah dibangun dengan beberapa peguyuban di Kota Kupang, bisa tetap terjalin dengan baik, agar di tahun-tahun mendatang bisa bersama lagi untuk mengadakan Safari Ramadhan.

Bantuan yang sudah diberikan lewat swadaya bersama, kata Alimudin, hendaknya bisa membantu merampungkan pembangunan Masjid-Masjid yang sementara membangun, agar Jama’ah bisa bersembahyang dengan aman, khusuk dan damai.

Sementara di tempat yang sama, Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Nur Musafir Batuplat, Muhammad Kapitan Bela mengatakan, pembangunan Masjid ini dilaksanakan dari tahun 2011 dengan perkiraan bangunannya menelan biaya sekitar Rp 1,6 milyar. Saat ini, pembangunannya sudah rampung 25 persen.

Ditanya soal kucuran dana yang didapat, Bela mengatakan, bantuan danaselain didapat dari pemerintah Kota Kupang, ada juga dari Kementrian Agama serta swadaya Jama’ah. Bela berharap Masjid tersebut bisa cepat rampung dan Jamaah bisa bersembahyang dengan Khusuk, aman dan damai.

Pantauan TeropongNTT, dana yang terkumpul pada acara Safari Ramadhan tersebut sebesar Rp 50.925.000 ( Lima puluh juta sembilan ratus dua puluh lima rupiah). (ika)

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top