Daerah

Infrastruktur Masih Jadi Keluhan di Kabupaten Alor

TEROPONGNTT, KALABAHI — Tiga tokok masyarakat Alor yakni Paulus Pule, Petrus Pulauw dan Ruben Maarang mengatakan, infrastruktur jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat Kabupaten Alor. Selain itu, masalah air bersih, pendidikan, listrik, telekomunikasi dan pemberdayaan ekonomi.

Paulus Pule adalah mantan Camat Alor Timur sementara Petrus Pulauw adalah mantan Kades Batnirmala. Sementara Ruben Maarang adalah salah satu tokoh masyarakat setempat. Ketiganya mengatakan hal itu saat dimintai komentar mereka ketika mengikuti kegiatan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) 2016 di Kota Kalabahi, Selasa (23/8/2016) sore.

“Infrastruktur jalan masih membutuhkan banyak sentuhan dari pemerintah di Kabupaten Alor. Masih banyak jalan belum bagus,” kata Paulus Pule.

Kondisi topografi Kabupaten Alor yang bergunung-gunung, kata Paulus, menjadi hambatan tersendiri dalam pembangunan jalan raya. Pembangunan jalan raya di Kabupaten Alor tidak bisa hanya mengandalkan APBD kabupaten. Butuh bantuan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Ada kampung di Kabupaten Alor yang masyarakatnya masih harus jalan kaki, karena angkutan pedesaan sulit menjangkau wilayah mereka. Topografi yang bergunung-gunung membuat pembangunan jalan aspal menjadi sulit,” tambah Petrus Pulauw.

Sementara Ruben Maarang mengatakan, selain jalan raya, pendidikan juga menjadi masalah utama pembangunan di kabupaten Alor. Masih banyaknya warga dengan tingkat pendidikan yang rendah membuat semangat perbuahan menjadi rendah pula.

“Pemberdayaan ekonomi juga penting supaya kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Dan untuk mendukung hal itu, infrastruktur yang baik serta sarana perhubungan dan pendidikan menjadi hal yang penting pula.” Kata Ruben Maarang. (*)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top