Daerah

Herman Man : Data Orang Miskin Kadang-Kadang Masih Berbeda

TEROPONGNTT, KUPANG – Wakil Walikota Kupang, Herman Man mengatakan, data jumlah orang miskin di wilayah Kota Kupang kadang-kadang masih berbeda antara instansi atau lembaga yang satu dengan lembaga atau instansi yang lain. Akibatnya, pemberian bantuan dan kebijakan pelayanan bagi masyarakat miskin masih ada yang tidak tepat sasaran.

Wakil Walikota Kupang, Herman Man mengatakan hal ini saat membuka kegiatan Asistensi Pemanfaatan Data Untuk Pembangunan Desa/Kelurahan dan Kawasan Desa/Kelurahan Strategic Alliance For Prosperity Achievement (SAPA) Regional NTT di aula Garuda Kantor Walikota Kupang, Senin (28/8/2017) siang. Kegiatan ini diikuti para kepala desa dan lurah dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Menurut Herman Man, data orang miskin yang kadang-kadang masih berbeda membuat orang yang tidak miskin justru mendapat bantuan pemerintah yang seharusnya diperuntukan bagi orang miskin. Semua terjadi gara-gara data dan para kepala desa/lurah merupakan aparat pemerintah yang mestinya lebih mengetahui tentang siapa warganya yang tergolong orang miskin.

Karena itu, kata Herman Man, kegiatan Asistensi Pemanfaatan Data yang digelar bekerja sama dengan LSM PIAR NTT ini menjadi sangat penting. Sehingga kedepan, setiap kegiatan pembangunan dan pelayanan masyarakat bisa berbasis data yang benar.

Sementara Direktur PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik, pada kesempatan ini mengatakan, kegiatan Asistensi Pemanfaatan Data Untuk Pembangunan Desa/Kelurahan dan Kawasan Desa/Kelurahan Strategic Alliance For Prosperity Achievement (SAPA) Regional NTT bertujuan mendorong adanya pembenahan data kemiskinan di NTT. Kecamatan Kupang Barat di Kabupaten Kupang, dan Kecamatan Alak di Kota Kupang merupakan pilot projek dari kegiatan Asistensi Pemanfaatan Data tersebut. (max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top