Daerah

“Festival Sepe”, Ajang Memperkenalkan Pohon Sepe Sebagai Ikon Baru Ciri Khas Kota Kupang

TEROPONGNTT, KUPANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menggelar “Festival Sepe” untuk memperkenalkan Pohon Sepe sebagai  ikon baru ciri khas Kota Kupang, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pohon Sepe tergolong jenis tanaman unik yang memilik daya tarik tersendiri karena memiliki bunga yang indah dan hanya berbunga di bulan November dan Desember.

Pegelaran Festival Sepe dimeriahkan dengan Lomba Lukis Pohon Sepe bagi masyarakat umum , Lomba Aksesoris Sepe bagi Tim Penggerak (TP) PKK se-Kota Kupang, Lomba Drum Band bagi siswa SD-SMP, Lomba Foto Pariwisata untuk kalangan umum, Lomba Story Teling untuk siswa SMA dan mahasiswa serta Lomba English Speech/Public Speaking bagi siswa SMP.

Kegiatan ‘Festival Sepe’ telah dibuka Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pada, Sabtu (30/11/2019). Pada kesempatan ini, Jefri Riwu Kore mengajak seluruh warga Kota Kupang untuk ikut memperkenalkan tanaman Sepe sebagai pohon khas yang unik dan dimiliki Kota Kupang.

“Festival Sepe mengajak kita untuk memahami dan melihat keindahan Kota Kupang di bulan November dan Desember setiap tahunnya, sebagai tanaman unik yang memilik daya tarik tersendiri. Sehingga, dapat menjadi ikon baru bagi Kota Kupang,” kata Jefri Riwu Kore saat membuka pegelaran Festival Sepe tersebut.

Jefri Riwu Kore berharap, dengan digelarnya festival tersebut, tanaman Sepe menjadi lebih dikenal luas sebagai pohon yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri. Pohon Sepe menjadi potensi parwisata yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke NTT khususnya Kota Kupang.

“Kedepan festival sepe akan dirancang secara lebih baik lagi, karena kegiatan ini dapat memberikan semangat positif, termasuk dalam upaya pelestarian lingkungan, sehingga wajah Kota Kupang tetap terlihat cantik menjelang akhir tahun,” kata Jefri Riwu Kore.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally mengatakan, Festival Sepe digelar untuk memperkenalkan keindahan pohon Sepe serta
mempromosikan Pohon Sepe sebagai ikon baru ciri khas Kota Kasih Kupang. Karena itu, Pohon Sepe harus terus dilestarikan, dijaga dan dirawat demi keindahan wajah Kota Kupang.

“Festival ini menjadi wadah memperkenalkan, mempromosi sekaligus memberikan pengetahuan dan ketertarikan masyarakat tentang pohon Sepe sebagai salah satu ciri khas Kota Kupang,” kata Yanuar.

(max)

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top