Daerah

Earth Hour 2019, Swiss BelInn Kristal Kupang Padam Lampu Selama Satu Jam

TEROPONGNTT, KUPANG –  Mendukung Earth Hour 2019, Swiss BelInn Kristal Hotel Kupang melaksanakan aksi mematikan nyala lampu selama 60 menit (satu jam) sebagai bentuk kampanye melawan perusakan lingkungan dan pemanasan global.

Earth Hour merupakan sebuah kegiatan kampanye yang dilakukan secara global dalam rangka mengajak seluruh penduduk bumi untuk bersama-sama peduli dalam upaya menurunkan emisi zat karbondioksida sebagai pemicu terjadinya pemanasan global serta perubahan iklim.

Dalam aksi Earth Hour 2019 di Swiss BelInn Kristal Hotel Kupang, Sabtu (30/3/2019) malam, ketika nyala lampu listrik mulai dipadamkan pada pukul 20.00 wita, jajaran manajemen berkumpul di loby Swiss BelInn Kristal Kupang, serta mulai menyalakan lampu lilin yang telah disiapkan.

Seluruh jajaran managemen Swiss BelInn Krista Hotel Kupang tampak mengenakan baju kaos berwarna putih. Mereka berdiri melingkar, mengelilingi lilin bernyala yang disusun di lantai membentuk angka 60 menit.

Dipimpin General Manager Swiss BelInn Kristal Hotel Kupang, Aldy Risanto, jajaran manajemen dan karyawan hotel ini tampak kompak dan bersemangat. Satu-persatu mereka mengungkapkan harapannya terkait Earth Hour dan pentingnya kampanye menjaga bumi dari ancaman pemanasan global. Ancaman bagi kehidupan masa depan anak-cucu seluruh makluk hidup terutama manusia.

Setelah mengungkapkan semua harapan, mereka sama-sama mengangkat lilin bernyala yang dipegang masing-masing dan berkata, “Selamatkan Bumi dari Ancaman Pemanasan Global”.

General Manager Swiss BelInn Kristal Hotel Kupang, Aldy Risanto mengatakan, peringatan Earth Hour 2019 yang ditandai dengan pemadaman listrik selama satu jam, selama pukul 20.00 – 21.00 wita, merupakan bentuk keikutsertaan Swiss BelInn Kristal Hotel Kupang dalam mengkampanyekan bahaya pemanasan global.

Dengan pemadaman listrik selama 1 jam, sudah menghemat energi yang bisa berdampak pada semakin meningkatnya pemanasan global. Banyaknya bencana yang dialami, kemarau yang berkepanjangan serta badai dan banjir bandang merupakan salah satu bentuk akibat dari dampak pemanasan global yang perlu disadari bersama.

Aksi pemadaman listrik selama satu jam ini, kata Aldy Risanto, tidak menggangu pelayanan kepada para tamu hotel. Bahkan, para tamu hotel sangat memahami pentingnya peringatan Earth Hour 2019 dan kampanye penghematan energi untuk mengurangi dampak pemanasan global.

Sementara Executive Secretary dan Marcom Swiss BelInn Kristal Hotel Kupang, Bernadeth Helena Ayuningrum kepada wartawan menambahkan, peringatan Earth Hour 2019 belum terlalu bergema di masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terutama di Kota Kupang. Sehingga apa yang dilakukan kalangan perhotelan seperti Swiss BelInn Kristal Hotel Kupang diharapkan ikut membawa pesan positif bagi seluruh penduduk di wilayah ini.

(max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top