Daerah

Domul Djami Apresiasi Penyelenggaraan Sahid Science Day 2019

TEROPONGNTT, KUPANG – Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Domul Djami mengapresiasi penyelenggaraan “Sahid Science Day” berupa acara Science Film Festival 2019 yang dilaksanakan Sahid Hotels & Resorts, khususnya Sahid T-More Kupang. Domul Djami bahkan menawarkan kolaborasi anggaran untuk penyelenggaraan acara Science Film Festival, supaya melibatkan lebih banyak siswa sekolah.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Domul Djami saat menyampaikan sambutannya pada acara Science Film Festival 2019 yang digelar di Hotel Sahid T-More Kupang, Rabu (30/10/2019). “Sahid Science Day” yang diselenggarakan Sahid Hotels & Resorts, merupakan program tanggung jawab sosial hotel (Corporate Social Responsibility) yang selenggarakan bekerjasama dengan Goethe Institut.

“Sahid Science Day berupa acara Science Film Festival 2019 ini sangat baik bagi anak-anak siswa sekolah. Apalagi ada pemutaran film tentang sains, tentang kehidupan astronot di luar angkasa. Ini ilmu pengetahuan yang disampaikan sengan cara yang sesuai kebutuhan anak-anak,” kata Domul Djami.

Selain itu, kata Domul Djami, juga ada pemutaran film tentang bahaya membuang sampah sembarangan. Film ini sangat cocok dengan kebijakan pemerintah Kota Kupang yang kini fokus pada penanganan masalah sampah terutama sampah plastic,” Domul Djami.

Karena itu, Domul Djami menginginkan Sahid T-More Kupang melalui penyelenggaraan “Sahid Science Day” dapat melibatkan lebih banyak siswa sekolah di Kota Kupang pada acara Science Film Festival. Tidak hanya siswa di tiga sekolah yang ada di sekitar kawasan Sahid T-More Kupang.

“Di Kupang ini ada banyak sekolah. Karena itu kami berharap acara seperti ini tidak hanya melibatkan tiga sekolah saja. Memang kalau melibatkan banyak siswa maka anggaran yang dibutuhkan juga banyak. Tetapi jika pihak penyelenggara mau, kita bisa kolaborasi anggarannya. Supaya makin banyak siswa sekolah yang menonton film sains,” kata Domul Djami.

Sahid Hotels & Resorts kembali menyelenggarakan “Sahid Science Day”, yang merupakan program tanggung jawab sosial hotel (Corporate Social Responsibility). Ini merupakan Sahid Science Day keempat kalinya yang diselenggarakan Sahid Hotels & Resorts bekerja sama dengan Goethe Institut dalam acara Science Film Festival 2019.

Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sahid Science Day  berupa acara Science Film Festival 2019, digelar di Sahid T-More Kupang pada, Rabu (30/10/2019). Acara Sahid Science Day 2019 ini diikuti ratusan siswa tiga sekolah di sekitar Hotel Sahid T-More Kupang, yakni dari SD Negeri Angkasa Penfui, SDI RSS Oesapa dan SMP Kristen Mercusuar. Para siswa didampingi kepala sekolah dan guru pendamping. Acara juga dihadiri Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Domul Djami.

Para siswa dan juga guru pendamping tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara Science Film Festival 2019, yang diisi dengan pemutaran film tentang kehidupan astronot di luar angkasa bersama boneka gajah dan boneka tikus, games berupa eksperimen tentang gaya grafitasi serta pemutaran film tentang bahaya membuang sampah sembarangan dan games berupa eksperimen tentang bola pimpong yang dimasukan ke dalam air.

General Manager (GM) Sahid T-More Kupang, RM Tri Arachris H dalam sambutannya mengatakan, Science Film Festival 2019 merupakan pembelajaran sains yang dikombinasikan secara efektif melalui metode pemutaran film dan berbagai eksperimen. Hal ini sesuai dengan salah satu komitmen Sahid Hotels & Resorts di bidang pendidikan yaitu untuk mencerdaskan dan memperkaya ilmu pengetahuan anak-anak Indonesia.

“Science Film Festival tahun ini mengusung tema “Humboldt dan Jaringan Kehidupan”. Tema ini membahas konsep pendekatan ilmiah terhadap alam sebagai jaring kehidupan yang saling terkait, yang dikemukakan oleh tokoh multitalenta asal Jerman, Alexander Von Humboldt. Perlu ada kesadaran bahwa segala sesuatu itu saling terhubung, jadi kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia di suatu tempat selalu akan membawa dampak di tempat lain di kemudian hari,” kata Arachris.

(max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top