Daerah

Dokter Yudith : Banyak Rumah Sakit di NTT Belum Terakreditasi

TEROPONGNTT, KUPANG – Akreditasi rumah sakit merupakan perintah undang-undang. Karena itu, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) NTT mendorong rumah sakit yang ada di wilayah Provinsi NTT untuk menjadi rumah sakit yang terakreditasi.

“Memang saat ini masih banyak rumah sakit yang belum terakreditasi. Persi mendorong semua rumah sakit untuk menjadi rumah sakit terakreditasi demi pelayanan kesehatan yang memberi kenyamanan bagi pasien,” kata Sekretaris I Pepsi NTT, dr. Yudith M. Kota, M.Kes kepada wartawan usai acara pelantikan Pengurus Daerah Persi NTT di gedung PONEK RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, Sabtu (22/7/2017) siang.

Mewakili drg Dominikus Minggu Mere, M.Kes selaku Ketua Pengurus Daerah Persi NTT, dokter Yudith mengatakan, di NTT terdapat 45 rumah sakit yang tersebar di semua kabupaten/kota. Sesuai aturan undang-undang, rumah sakit wajib lakukan akreditasi.

Akreditasi rumah sakit, tambah dokter Yudith, merupakan kewajiban rumah sakit dan Persi sebagai wadah pemersatu rumah sakit akan membangun komunikasi antar rumah sakit supaya antara rumah sakit bisa saling membantu.

“Sebenarnya KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) dan Persi hampir sama. Dengan lulus akreditasi, muaranya adalah keselamatan pasien. Rumah sakit yang belum akreditasi bisa belajar kepada rumah sakit yang sudah lulus akreditasi. Sehingga semua rumah sakit nantinya bisa terakreditasi,” kata dokter Yudith.

Ketua Umum Pengurus Pusat  Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes melantik Pengurus Daerah  Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) NTT di aula gedung PONEK RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, Sabtu (22/7/2017) siang. Direktur RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, drg Dominikus Minggu Mere, M.Kes dipercaya sebagai Ketua Pengurus Daerah Pepsi NTT periode lima tahun mendatang.

Sekretaris I Pepsi NTT, dr. Yudith M. Kota, M.Kes kepada wartawan usai acara pelantikan, mengatakan, Pepsi NTT akan menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai fungsinya. Dimana, Pepsi merupakan wadah pemersatu rumah sakit yang diharapkan bisa membantu menyelesaikan persoalan yang mungkin dihadapi rumah sakit-rumah sakit demi pelayanan terbaik kepada pasien. (nia)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top