Daerah

Diduga Dianiaya Kepala Desa, Seorang Pemuda di Sumba Tengah Kritis

TEROPONGNTT, WAIBAKUL — Daniel Umbu Siwa Goga (27), pemuda Kampung Matanda Wona, Desa Wangga Waiyengu, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, melaporkan kejadian penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Urban Katikutana, Minggu (2/7/2017) sekitar pukul 22.00 wita.

Kepada polisi, Daniel mengaku dianiaya Ledu Dapa Jalang (48), Kepala Desa Bolubokat, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Selain kepala desa, Daniel juga mengaku dianiaya dua pria lainnya yakni, Mawu (50) dan Yedu (25).

“Korban mengaku dianiaya kepala desa dan dua pria. Kejadiannya di kampung Matanda Wona, Desa Wangga Waiyengu, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Sumba Tengah,” kata Kapolres Sumba Barat, AKBP Muhamad Erwin kepada detik.com, Senin (3/7/2017).

Erwin  menjelaskan, kejadian bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor hendak kembali ke rumahnya. Di tengah perjalanan, tiba-tiba korban dikejar dan dihadang para pelaku dan langsung membacok korban.

“Korban dihadang dan salah satu pelaku yakni, Ledu Dapa Jalang langsung mencabut parang miliknya dan membacok korban di kepala bagian belakang korban hingga korban mengalami luka robek,” jelas AKBP Erwin.

Hingga saat ini polisi belum mengetahui motif pembacokan karena korban masih dalam perawatan pihak medis.

“Saksi-saksi sudah diperiksa tetapi korban belum dimintai keterangan karena masih dirawat,” kata Erwin.

Erwin menambahkan, untuk menghindari aksi saling balas, beberapa anggota polisi dikerahkan untuk melakukan penjagaan di tempat kejadian perkara.

“Saya sudah sarankan kepada Kapolsek Katikutana melalui Bhabinkamtibmas dan aparat desa agar melakukan penyuluhan hukum serta menghimbau kedua belah pihak agar saling menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wikayah hukum Polsek Urban Katikutana,”  kata Erwin. (Naru)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top