Daerah

Darurat Pangan, Enam Kecamatan di TTS Dapat Bantuan CBP

TEROPONGNTT, SOE — Sebanyak 16.267 jiwa atau 4.027 kepala keluarga (KK) dari 19 desa di Kabupaten TTS yang mengalami kekurangan bahan makanan (darurat pangan) mendapat bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). 19 Desa tersebut berada  di enam (6) wilayah kecamatan.

Pemberian bantuan CBP dilakukan secara simbolis oleh Bupati TTS, Egusem Pieter Y Tahun, ST, MT di halaman kantor Bupati TTS pada Senin (28/10/2019).

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten TTS, Nikson Nomleny, S.Sos.M.Si yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/10/2019), pemberian bantuan cadangan beras pemerintah berdasarkan penyataan Bupati TTS tentang adanya darurat pangan serta Pemensos Nomor 20 Tahun 2012 tentang Prosedur dan Mekanisme Penyaluran Bantuan Cadangan Beras Pemerintah untuk tanggap darurat.

“Berdasarkan data hasil pantauan BPDB yang telah diverifikasi dan validasi oleh Dinas Ketahanan Pangan maka diperoleh jumlah enam kecamatan yang mengalami darurat pangan sehingga pa Bupati mengeluarkan penyataan darurat pangan untuk diatasi segera mungkin dengan memberikan bantuan Cadangan Berat Pemerintah,” jelas Nikson Nomleny.

Pemberian bantuan CBP tersebut lanjut Nikson dilakukan selama 14 hari yang dimulai pada sejak tanggal 18 Oktober 2019 hingga 31 Oktober 2019.

Berikut enam (6) kecamatan yang mengalami kekurangan pangan yakni Kecamatan Amanatun Selatan yang terdiri dari Desa Anin, Desa Netutnana, Kualeu, Nunleu, Fenun dan Fatulunu. Kecamatan Nunkolo terdiri dari Desa Saenam, Sahan, Desa Op dan Desa Nenoat. Kecamatan Fatumnasi terdiri dari desa Kuannoel, desa Fatumnasi, desa Mutis dan desa Nuapin.

Untuk Kecamatan Batuputih terdiri dari Desa Oehela, Desa Oebobo dan Desa Boentuka. Kecamatan Mollo Barat cuma satu desa yaitu desa Besana. Sedangkan desa Kecamatan Kolbano juga hanya satu desa yakni desa Noesiu.

Sementara jumlah bantuan cadangan beras pemerintah yang diberikan pemerintah Kabupaten TTS sebanyak 91.095 kg dengan perhitungan setiap jiwa berhak mendapatkan 400 gram beras selama 14 hari.

(PR)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top