Daerah

Bupati TTS, EPY Tahun Keluarkan Edaran Penertiban Transportasi Darat, Ini Tujuannya..

TEROPONGNTT, KUPANG — Sejak tanggal 4 Mei 2019, Bupati TTS, E.P.Y Tahun mengeluarkan Surat Edaran Tentang Penertiban Transportasi Darat guna memperlancar arus lalu lintas dalam Kota Soe. Seluruh masyarakat terutama para pengusaha maupun pemilik kendaraan da para sopir diharapkan memperhatikan surat edaran bupati tersebut.

Agar diketahui dan dipahami secara luas, Dinas Perhubungan Kabupaten TTS menggelar Sosialisasi Surat Edaran Bupati TTS bersama para pengusahan dan pemilik kendaraan, di aula dinas perhubungan tersebut, Kamis (9/5/2019). Surat Edaran Bupati TTS diterbitkan guna penjawabi permasalahan lalu lintas di Kota Soe, yang disebabkan oleh adanya parkir liar kendaraan angkutan orang dan barang di badan jalan terutam saat melakukan bongkar muat barang di kompleks pertokoan.

Parkir liar tersebut, berpotensi mengakibatkan kemacetan lalu lintas dan mengganggu keindahan kota. Selain itu, mengganggu ketertiban, keselamatan serta tidak optimalnya penggunaan badan jalan termasuk bagi pejalan kaki.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten TTS, Yulius Taneo pada kegiatan sosialisasi ini, menjelaskan, Surat Edaran Bupati TTS dengan Nomor : Dishub/19/03.02/125/IV/2019 ini diterbitkan untuk menjawabi masalah kemacetan lalu lintas di Kota Soe akibat parkir liar kendaraan angkutan orang dan barang di badan jalan dan lainnya. Hal itu sering terjadi, seperti pada ruas Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Belakang Pasar Inpres Soe mulai dari Bengkel Motor Wali sampai dengan Toko Bangunan Sumber Rejeki.

Sebagaimana dalam Surat Edarannya, kata Yulius Taneo, Bupati TTS, EPY Tahun menegaskan,  agar para pengusaha maupun pemilik kendaraan dan para sopir memperhatikan batasan waktu bongkar-muat barang pada ruas-ruas jalan tersebut. Ini berlaku untuk kendaraan roda 4, roda 6, roda 10 serta kendaraan roda 12.

Dimana, kata Yulius Taneo, aktivitas bongkar muat hanya diberikan waktu pada malam hari mulai pukul 18.00 wita sampai dengan pukul 06.00 wita keesokan harinya. Jika ada yang melanggar atau melewati batas waktu yang ditentukan, maka dikenakan sanksi.

Sesuai surat edaran Bupati TTS, kendaran bermotor juga dilarang parkir di badan jalan negara dan trotoar. Bagi kendaraan angkutan pedesaan yakni mini bus dan pick up yang memiliki ijin resmi untuk bongkar-muat barang dan orang di terminal Tipe C Kota Soe, tidak diperkenankan untuk bongkar-muat barang atau orang di sekitar Toko Marina, depan Rumah Jabatan Kejari TTS, depan Bank NTT serta melarang memasuki areal Pasar Inpres Soe.

Kadis Perhubungan Kabupaten TTS, Yulius Taneo meminta semua pihak agar mentaati Edaran Bupati TTS tersebut demi kelancaran lalu lintas dan keindahan Kota Soe. Dinas Perhubungan akan mengeksekusi Edaran Bupati tersebut jika masih terdapat kendaraan yang melanggaran aturan Bupati TTS dimaksud.

“Kami akan menindak tegas bagi kendaran yang masih membongkar atau memuat barang dan orang di areal yang dilarang. Kami harapkan agar pengusaha dan pemilik kendaran terutama para sopir, agar tidak lagi bongkar-muat barang atau orang di sembarang tempat. Karena pemerintah sudah siapkan tempatnya yakni Terminal Tipe C Kota Soe, sehingga pungutan retrebusi juga berjalan demi meningkatkan PAD,” tegas Yulius Taneo.

(PR)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top