Daerah

Bulog Divre NTT Gelar Pasar Murah di Halaman Masjid Raya Kupang

# Bersama Satgas Pangan Polda NTT, Bank Indonesia dan Disperindag NTT

TEROPONGNTT, KUPANG — Badan Umum Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Timur (Divre NTT) bersama Satgas Pangan Polda NTT, Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT dan Disperindag NTT menggelar kegiatan Pasar Murah di halaman Masjid Raya Nurussaadah Kupang, Sabtu (4/5/2019). Pasar Murah digelar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kegiatan Pasar Murah dibuka Kepala Satgas Pangan Polda NTT, AKBP Dominikus Yampormase didampingi Kepala Bulog Divre NTT, Eko Pranoto. Pembukaan kegiatan Pasar Murah ditandai dengan penyerahan paket sembako murah kepada sepuluh perwakilan warga.

Kegiatan Pasar Murah langsung disambut positif umat Muslim dan warga Kota Kupang terutama warga sekitar Masjid Raya Nurussaadah Kupang. Warga langsung menyerbu lokasi pasar murah dan berbelanja berbagai barang kebutuhan pokok yang tersedia. Umumnya yang dicari adalah beras, bawang, minyak goreng, telur dan bahan kebutuhan lainnya.

Kepala Satgas Pangan Polda NTT, AKBP Dominikus Yampormase dan Kepala Bulog Divre NTT, Eko Pranoto, kepada wartawan mengatakan, Pasar Murah digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (4-5/5/2019). Pasar Murah digelar untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan kebutuhan pokok sehingga dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab Satgas Pangan Provinsi NTT yang terdiri dari Polda NTT, Bulog, Bank Indonesia, Disperindag NTT dan lainnya dalam menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat terutama menjelang pelaksanaan hari raya. Kita berharap, masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan yang ada,” kata Dominikus.

Sementara Kepala Bulog Divre NTT, Eko Pranoto menambahkan, pasar murah digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (4-5/4/2019). Kegiatan ini selain untuk menjaga stabilitas harga pangan juga membantu mempermudah masyarakat dalam mendapatkan bahan kebutuhan pokok menjelang hari raya dan selama menjalani masa puasa.

Disebut pasar murah, kata Eko Pranoto, karena harga barang kebutuan pokok yang disiapkan lebih murah dari harga pasar. Karena itu, diharapkan kegiatan pasar murah bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan kebutuhan pokok dan membuat warga bisa menjalankan ibadah dengan tenang.

(max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top