Daerah

Beny A Litelnoni Sebut Pameran Pembangunan di Bimoku Jadi Yang Terakhir..

TEROPONGNTT, KUPANG – Kegiatan Pameran Pembangunan dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 tingkat Provinsi NTT digelar di arena promosi NTT Fair Jalan Timor Raya Bimoku di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang. Wakil Gubernur NTT, Beny A Litelnoni menyebut pameran kali ini menjadi pameran terakhir baginya dalam periode kepemimpinan bersama Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Lokasi kegiatan Pameran Pembangunan pindah ke Bimoku setelah arena Pameran Pembangunan Fatululi Kupang beralih fungsi dan digunakan Group Lippo  sebagai pusat bisnis modern Lippo Plaza dan Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam Kupang. Berpindahnya lokasi kegiatan pameran pembangun memberi ransangan tersendiri bagi pertumbuhan geliat ekonomi di wilayah Kelurahan Lasiana dan sekitarnya.

Pameran pembangunan dibuka Wakil Gubernur NTT,  Beny A Litelnoni dan dihadiri unsur Forkompimda Provinsi NTT, Plh Walikota Kupang beserta SKPD tingkat Kota Kupang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Stefanus Ratoe Oedjoe, MT,  Kepala SPN Polda NTT, Kombes Pol Joehanies Riyanto, SIK, Kasrem  161/Wira Sakti, Kolonel Inf Irnando Arnold B Sinaga, Dewan Juri, panitia pameran dan para peserta serta masyarakat pengunjung.

“Saya mengapresiasi pilihan tempat ini sebagai wujud kebersamaan kita dengan masyarakat di sekitar Kelurahan Lasiana yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Kupang. Melalui pameran pembangunan masyarakat bisa memperoleh informasi yang maksimal tentang kegiatan pembangunan selama ini,” kata Litelnoni.

Pameran kali ini, kata Litelnoni, menjadi pameran terakhir bagi dirinya dalam periode kepemimpinan sebagai Wakil Gubernur NTT mendampingi Frans Lebu Raya sebagai gubernur. “Untuk itu saya berharap agar pameran yang akan datang terus dikelola secara baik dan profesional sebagai ajang yang bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah,” kata Litelnoni.

Wagub NTT, Beny A Litelnoni berharap, setiap peserta pameran bisa mempersiapkan dan menampilkan produk unggulan dan informasi terkait produknya. Panitia kegiatan juga diharapkan membangun komunikasi dengan pers sehingga membuka ruang partisipasi yang lebih besar .

Sementara Kadis Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Stefanus Ratoe Oedjoe, selaku Panitia Penyelenggara Pameran Pembangunan Tingkat Provinsi NTT mengatakan, kegiatan pameran pembangunan juga diwarnai berbagai jenis lomba dan pegelaran. Diantaranya, Lomba Krida, Malam Budaya serta Panggung Hiburan Rakyat, Peragaan Materi Pameran, Panggung Pertunjukan / Hiburan Rakyat, Lomba Krida antar Kabupaten/kota serta diikuti masing-masing dnas/instansi pemerintah dan swasta.

“Ada juga lomba stand pameran terbaik, lomba penampilan pasangan adat, lomba pengucapan teks Pancasila, UUD 1945, teks Proklamasi, lagu-lagu perjuangan serta lomba drum band. Lomba antar masyarakat umum berupa tarian daerah dan festival dance.  Pameran pembangunan berlangsung selama tanggal 10-19 Agustus 2017 dan diikuti 143 peserta,” kata Stefanus Ratoe Oedjoe. (roy)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top