Daerah

Beginilah Capaian Kinerja Bidang Rehabilitasi BNN NTT Tahun 2019

TEROPONGNTT, KUPANG — Selama tahun 2019 hingga posisi bulan November ini, Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTT telah berhasil melaksanakan tugas utama di bidang P4GN. Tugas dan tanggung jawab tersebut berkaitan dengan Program Rehabilitasi Berkelanjutan.

Demikian dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi BNN Provinsi NTT, Stef Joni Didok, SH dalam press release yang digelar di aula lantai 2 kantor BNN tersebut, Selasa (12/11/2019). Saat menggelar press release yang dipandu Kabid P2M BNN Provinsi NTT, Hendrik J Rohi, M.H ini, Stef Joni Didok didampingi para kepala seksi bidang rehabilitasi.

Dijelaskan Stef Joni Didok, ada tiga kegiatan utama yang telah dilakukan Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi NTT dalam melaksanakan tugasnya di bidang Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ketiga kegiatan tersebut yakni, penguatan lembaga rehabilitasi instansi pemerintah, penguatan lembaga rehabilitasi komponen masyarakat dan pasca rehabilitasi penyalahgunaan dan/atau pecandu narkoba.

Untuk kegiatan penguatan lembaga rehabilitasi instansi pemerintah, jelas Stef Joni Didok, Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi NTT telah melaksanakan kegiatan penguatan lembaga rehabilitasi terhadap 12 fasilitas milik pemerintah dan peningkatan kemampuan bagi 25 petugas rehabilitasi melalui pelatihan intervensi psikososial.

“12 Fasilitas rehabilitasi milik pemerintah terdiri dari 6 fasilitas RSUD, 2 fasilitas puskesmas dan 3 fasilitas klinik pratama. Enam fasilitas di RSUD tersebut yakni di RSUD Naibonat, RSUD RSUD Kefamenanu, RSUD Kalabahi, RSUD TC Hillers dan RSUD Umbu Rara Meha,” kata Stef Joni Didok.

Sementara tiga fasilitas di tingkat puskesmas yakni di Puskesmas Sikumana, Puskesmas Labuan Bajo dan Puskesmas Uma Nen, Sedangkan 3 fasilitas Klinik Pratama yakni di Klinik Pratama BNN Provinsi NTT, Klinik Pratama BNN Kota Kupang dan Klinik Pratama BNNK Belu. Sehingga totalnya menjadi 12 fasilitas rehabilitasi bagi pecandu narkoba.

“Untuk kegiatan penguatan lembaga rehabilitasi komponen masyarakat, Bidang Rehabilitasi BNN NTT telah melakukan penguatan terhadap 4 fasilitas lembaga rehabilitasi milik komponen masyarakat yaitu Yayasan Warna Kasih Kupang, Yayasan Mensa Lembata, Yayasan Kesra Maumere dan Yayasan Mitra Harapan,” kata Stef Joni Didok.

Sementara untuk kegiatan ketiga, jelas Stef Joni Didok, adalah kegiatan pascarehabilitasi penyalahgunaan dan/atau pecandu narkoba pada instansi pemerintah yang menyelenggarakan layanan pascarehabilitasi sebanyak 1 fasilitas. Target sasarannya 60 orang penyalaguna dan korban penyalagunaan dari pecandu narkotika yang menjalani layanan pascarehabilitasi. Realisasinya 100 persen.

Stef Joni Didok berharap, penyalaguna dan korban penyalagunaan dari pecandu narkotika bisa kembali pulih, sehat dan kembali ke jalan yang benar. Masyarakat pun diminta melapor jika mengetahui ada saudara, sahabat, tetangga atau kenalan menjadi penyalaguna dan/atau korban penyalagunaan narkotika.

(max)

 

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top