Daerah

Bank Indonesia (BI) Wajibkan Pedagang NTT Gunakan QRIS Saat Transaksi Digital

TEROPONGNTT, KUPANG — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) mewajibkan semua pedagang atau penjual (merchant) untuk menggunakan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) dalam transaksi digital. Pedagang harus mengganti kode pembayaran dengan menggunakan QRIS.

QRIS merupakan aplikasi system pembayaran digital yang memungkinkan masyarakat dapat melakukan transaksi online pada semua aplikasi jasa pembayaran digital hanya dengan satu Quick Response (QR) Code saja. Implementasi QRIS secara nasional, efektif berlaku mulai 1 Januari 2020, untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.

Demikian dikatakan Kepala BI Perwakilan NTT, I Nyoman AriawanAtmaja pada saat menggelar acara Sasando Dia (Sante-Sante Duduk Baomong Deng Media) di Café Petir Oebobo Kupang, Kamis (9/1/2020) sore. Acara yang dikemas khusus bersama awak media ini dipandu Manajer Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan NTT, Andrew Asa.

Pada acara Sasando Dia ini, Kepala BI Perwakilan NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang dan Layanan Administrasi Perwakilan BI Provinsi NTT, Eddy Junaedi serta Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan NTT, Rut Eka Trisilowati.

“Seluruh pedagang atau merchant termasuk di pasar-pasar, diwajibkan menggunakan QRIS sebagai sistem standar transaksi digital. Terhitung mulai hari ini, BI melayani seluruh merchant atau pedagang untuk mendapatkan kode pembayaran dengan menggunakan QRIS,” kata Kepala BI Perwakilan NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja.

Sementara Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang dan Layanan Administrasi BI Perwakilan NTT, Eddy Junaedi menambahkan, semua pedagang yang belum menyesuaikan kode pembayaran agar segera mengganti kode pembayaran menggunakan QRIS. Hal itu sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) BI Nomor 21/18/PADG/2019 tentang implementasi standar nasional Quick Reponse (QR) Code untuk pembayaran, yang mengatur tentang standar pembayaran QRIS.

“Bagi pedagang yang belum menggunakan QRIS agar segera berkoordinasi dengan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk penggantian kode pembayaran yang sesuai, ” kata Eddy Junaedi.

(max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top