Daerah

Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende Nyaris Dibom Teroris..?

TEROPONGNTT, ENDE — Salah seorang penumpang pesawat tujuan Ende-Kupang ditangkap petugas di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende, Kamis (15/6/2017) siang. Pelaku yang membawa bahan peledak tertangkap saat hendak melakukan cek-in di pintu ruangan bandara.

Kejadian ini cuma serangkaian  kegiatan Simulasi Penangkapan Terhadap Pelaku Calon Penumpang yang membawa Bom di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende, Kamis (15/6/017). Simulasi ini digelar Tim Satuan Brimob Kompi B Ende sebagai kesiapan dan antisipasi mudik Lebaran tahun 2017. Dalam simulasi terkesan Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende nyaris dibom calon penumpang yang diduga teroris.

Kronologi kejadian dalam simulasi tersebut, berawal ketika seorang penumpang hendak melakukan check-in di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende pada, Kamis (15/6/017) pagi. Namun, alat detektif petugas bandara menemukan ada benda yang diduga bahan peledak di dalam koper pelaku.

Petugas bandara langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak KP3 atau polisi yang bertugas di bandara dan oleh KP3 Bandara langsung dilaporkan ke Polres Ende. Selanjutnya, Polres Ende menyampaikan kepada Kompi B Satuan Brimob Ende untuk segera bertindak.

”Alat detektif membaca bahwa ada penemuan bahan peledak di dalam koper salah satu calon penumpang. Petugas bandara langsung melaporkan kepada pihak KP3 atau polisi yang bertugas di bandara,” kata Brigadir Polisi (Brigpol) Aldo Netra, selaku Pelatih Operator Satu Penjinakan Bom Kompi 3 Polres Ende kepada awak media di TKP seusai evakuasi bahan peledak dalam simulasi tersebut.

Mendapat laporan, kata Aldo, Tim Satuan Brimob Kompi B langsung bergegas menuju tempat kejadian perkara (TKP) di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende dan meringkus pelaku. Berutung aparat kepolisian dan Brimob Kompi B Ende bertindak cepat dan bom belum diledakan.

“Dari hasil olah TKP sementara, ternyata benda itu sudah memiliki empat unsur yang dikategorikan sebagai bom. Setelah dilakukan pembacaan pada swit-nya, ternyata bom tersebut adalah jenis timer,” kata Aldo.

Tim Satuan Brimob Kompi B, kata Aldo, langsung melakukan evakuasi terhadap pelaku dan para calon penumpang lainnya, supaya keluar dari kawasan bandara. Karena waktu endap bom hanya berkisar 15 menit.  Agar bahan peledak tersebut  tidak membahayakan para calon penumpang dan petugas bandara, satuan  Brimob Kompi B melakukan deteksi dan sterilisasi di seluruh area Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende.

Kegiatan Simulasi Penangkapan Terhadap Pelaku Calon Penumpang yang membawa Bom di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende mendapat perhatian para calon penumpang dan petugas bandara serta warga sekitar. Simulasi berjalan lancar sesuai harapan. (JR)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top