Daerah

Bahas Air Bersih, Jefry Riwu Kore Mengaku Temui Bupati Kupang

TEROPONGNTT, KUPANG — Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore yang akrab disapa Jeriko, mengaku telah bertemu Bupati Kupang, Ayup Titu Eki untuk membicarakan masalah kebutuhan air bersih di Kota Kupang.

Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore mengatakan hal ini pada acara halalbihalal bersama para guru SD se-Kota Kupang di GOR Oepoi, Selasa (29/8/2017).

Jefry Riwu Kore mengatakan, penyediaan air bersih di Kota Kupang merupakan masalah serius. Untuk itu, dirinya telah bertemu dengan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki agar membantu penanganan masalah air bersih di Kota Kupang.

“Pada Senin malam, saya telah bertemu kita punya orang tua yakni Bapak Ayub Titu Eki. Dan saya meminta dirinya dapat membatu air di Kota Kupang. Karena saudara-saudara saya di Kota Kupang membutuhkan air,” kata Jefry menggunakan dialeg Kupang.

Oleh karena, tambah Jefry, dalam waktu dekat akan membuat suatu kerja sama. ” Kerjasama ini kita tidak perlu biayanya berapa besar, namun yang terpenting orang mendapatkan air. Urusan uang nanti kita cari, sehingga jangan cari PAD itu dari air. Sebab kemarin  berkelahi hanya karena PAD,” lanjut Jefry.

Bagiamana sebaiknya menangani masalah air bersih, maunya seperti apa, kata Jefry, selanjutkan akan dibicarakan secara baik-baik dengan pemerintah provinsi juga. “Hal ini sebenarnya harus ada kerendahan hati dalam melayani saudara-saudara kita. Jangan katong merasa paling tinggi. Sebab sombong  jadi DPR RI sudah tinggi dan  tidak perlu lagi jadi walikota. Kita harus punya hati dan niat sungguh-sungguh mau membantu saudara-saudara kita yang tidak beruntung di kota ini,” ungkap Jefry.

Keinginan menjadi Walikota Kupang, kata Jefry, karena ingin bekerja jujur dalam membantu saudara yang ada di kota ini. Tentunya, tidak semua dapat terbantu, tapi semua akan diusahkan dengan sungguh-sungguh untuk membantu mereka yang tidak beruntung tersebut.

Untuk itu, Jefry berharap, persatuan yang selama ini sudah ada, tetap dipertahankan dengan menjauhkan sekat-sekat, dengan tetap menjaga toleransi. Karena Kota Kupang adalah kota yang penuh rasa toleransi. (lan)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top