Daerah

Warganya Keluhkan Ketiadaan E-Warung, Begini Tanggapan Lurah Merdeka

TEROPONGNTT, KUPANG —  Warga Kelurahan Merdeka, Kota Kupang mengeluhkan ketiadaan tempat e-warung (warung elektronik) di wilayah kelurahan itu sehingga penyaluran bantuan beras raskin nasional bagi warga terhambat. Untuk mendapatkan bantuan beras raskin nasional, warga Kelurahan Merdeka harus mengambilnya ke E-Warung Kelurahan Fatubesi.

Lurah Merdeka, Daud Nafi, yang ditemui di ruang kerjanya,Selasa (23/10/2018), mengakui pengeluhan warganya itu.

“Warga Kelurahan Merdeka  yang mendapatkan bantuan Raskin Nasional memang mengeluhkan ketiadaan tempat e-warung (warung elektronik) di kelurahan. Karena jarak tempuh ke e-warung di Kelurahan Fatubesi kan jauh. Kalau tidak ada kendaraan pribadi maka harus naik ojek lagi,” kata Daud Nafi.

Menurut Daud Nafi, selama Januari sampai Juni 2018, bantuan beras raskin nasional masih diberikan berupa beras. Tetapi  bulan berikutnya hingga Desember 2018, bantuan beras raskin nasional disalurkan berupa uang yang dibagikan dalam bentuk kartu untuk selanjutnya bantuan diambil di e-warung dengan menunjukan kartu bantuan beras raskin nasional.

“Bantuan berupa beras  bisa langsung dinikmati warga, tapi kalau berupa uang, kadang harga beras di pasaran sudah lebih tinggi dari nilai uang dalam kartu yang dibagikan,” kata Daud Nafi.

Menurut Daud  Nafi, besaran uang yang diterima warga untuk mendapatkan raskin nasional senilai  Rp 110 ribu perbulan. Kalau sebelumnya raskin yang diterima 15 kilogram perbulan, kini turun menjadi 10 kilogram perbulan. Itu semuanya adalah kebijakan pemerintah pusat. (*am)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top