Daerah

Universitas Citra Bangsa (UCB) “Jadi” Trend Center di Provinsi NTT, Ini Kata Kepala L2Dikti Wilayah Bali Nusra..

TEROPONGNTT, KUPANG — Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah Bali Nusra, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si kembali menyatakan dukungannya atas kiprah Universitas Citra Bangsa (UCB). Prof Astawa yakin, universitas ini dapat menjadi salah satu trend center di Provinsi NTT.

Hal ini dikemukakan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah Bali Nusra, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si, ketika bertatap muka dengan para pengurus UCB dan Yayasan CBIM di kampus universitas tersebut, Kamis, (4/7/2019).

“Sekali lagi kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Universitas Citra Bangsa. Universitas ini harus menjadi salah satu trend center di Provinsi ini. Saya yakin kampus ini mampu mewujudkannya,” kata Astawa.

Astawa menyampaikan hal ini karena fenomena yang sedang terjadi di Provinsi NTT. Dimana, banyak orang tua memilih mengirim anaknya kuliah ke luar NTT padahal di provinsi ini ada perguruan tinggi dengan program studi yang dibutuhkan.

“Saya melihat ada suatu fenomena yang kurang baik di NTT. Banyak orang tua menyekolahkan anak-anaknya ke luar NTT. Umumnya mereka adalah para pejabat penting dan mampu secara finansial. Pada hal jurusan yang diambil di luar itu ada juga di NTT,” kata Astawa.

“Secara materi kurikulum dan lainnya sama saja antara kita dengan mereka di luar sana. Ini adalah tantangan besar bagi semua kita termasuk UCB. Oleh sebab itu UCB harus menjadi yang terbaik di NTT agar jangan ada lagi orang tua yang menyekolahkan anaknya ke luar daerah,” lanjut Astawa.

Fenomena ini benar diraskan di NTT. Hal ini karena ada anggapan bahwa kuliah di luar NTT itu lebih keren dan baik. Pada hal kenyataanya sama saja sebenarnya.

“Harusnya masyarakat NTT bangga memiliki UCB dan kampus lainnya dan mengirim anaknya ke sini, tetapi image mereka belum sepenuhnya terbentuk karena masih didominasi gengsi dan prestise bahwa di luar sana lebih baik. Pada hal tidak sepenuhnya benar. Saat ini kita punya standar yang sama yaitu akreditasi. Jadi jika akreditasi baik maka kualitasnya sama dengan yang diluar sana. Berbeda jika jurusan yang dituju tidak ada di sini,” jelas Astawa.

Pada kesempatan ini juga kepala L2DIKTI menjelaskan strategi dan proses pengembangan UCB ke depan. “Untuk mewujudkan hal tersebut UCB harus berani menunjukkan kualitas. Mulai dari tenaga Dosen hingga sarana prasarana.  Hal yang perlu diperhatikan adalah semua civitas harus memahami visi dan misi yayasan, universitas dan juga harus ada harmoni dari Rektor dan Yayasan. Jika semua berjalan baik maka sudah pasti para calon mahasiswa akan melirik UCB,” jelas Astawa.

Wakil Rektor II UCB, Yoseph Liem, ST.,M.Ars.IAI menegaskan, untuk SDM dan sarana prasarana UCB telah siap. “Kami memiliki kompetensi Dosen seluruhnya bergelar Magister. Sarana prasarana kita juga sudah mumpuni dan lagi lulusan kita sudah teruji dilapangan. Bicara kualitas kita berani jamin UCB tidak kalah dengan kampus lainnya yang ada di luar NTT,” jelas Desainer Kantor Gubernur NTT ini.

Hadir dalam tatap muka ini Ketua Yayasan Citra Bina Insan Mandiri Kupang, Ir. Beni Ndoen Buik M.Si, Para wakil Rektor dan para ketua program study.

(VM)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top