Daerah

Tiga Orang Meninggal Tertimbun Tanah Longsor di Kampung Therabhoja Mauponggo, Kabupaten Nagekeo

TEROPONGNTT, MAUPONGGO —  Bencana alam tanah longsor  menimpah tiga bangunan rumah di Kampung Therabhoja, Desa Selalejo Timur, Kecamatan  Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Senin (12/11/2018) sekitar pukul 05.30 wita.  Selain tiga rumah tersebut ambruk, bencana tanah longsor juga mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Tiga korban tersebut adalah  ibu Paulina Muku (50 tahun),  kakek Paulus Loi (+80 tahun) dan Damianus Mola (28 tahun).  Sementara tiga rumah yang ambruk terdiri dari 2 rumah permanen dan 1 rumah yang terbuat dari bambu (rumah baja). Ketiga korban masih dalam satu keluarga.

Menurut  keterangan Petrus Canel Lui, pelajar pada SMP Satap 1 Mauponggo yang  juga adalah anak kandung korban Paulina Muku,  sekitar pukul 05.30 wita, dirinya terkejut akibat bunyi Guntur saat terjadi hujan deras. Ia terbangun dari tidurnya dan berjalan menuju ke rumah belakang.

Ternyata, yang dilihat Petrus Canel Lui adalah, rumah permanen di bagian belakang  sudah hancur dan tertimbun tanah.  Melihat kejadian tersebut, Petrus Canel Lui langsung berlari menyelamatkan diri. Peristiwa longsor ini juga menghebohkan warga setempat dan warga langsung melakukan upaya pertolongan dan pencarian korban.

Dari hasil pencarian, warga kemudian mendapatkan ketiga korban yang tertimbun tanah  longsor bersama bangunan rumah. Mereka adalah Paulina Muku (ibu kandung Petrus Canel Lui), Damianus Mola (kakak kandung Petrus Canel Lui) dan Paulus Loi (Kakek kandung Petrus Canel Lui ).

Diduga, saat terjadi tanah longsor, korban Paulina Muku  dan Paulus Loi sudah terlebih dahulu bangun dari tidur dan sedang menuju ke dapur rumah permanen bagian belakang untuk memasak. Sementara korban Damianus Mola diduga saat kejadian masih sedang tidur karena didapati korban dalam keadaan menggunakan kain selimutnya.

Peristira ini menjadi duka mendalam bagi warga Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo terutama keluarga dan para kerabat. Para korban sudah dievakuasi dan sudah dibawa ke rumah adat. Para korban dievakuasi oleh warga setempat dan dibantu oleh aparat Kepolisian Sektor Mauponggo, BNPB Kabupaten Nagekeo dan Sat Pol PP Kabupaten Nagekeo yang langsung menuju lokasi kejadian setelah mendapat informasi tentang peristiwa tanah longsor tersebut.

Turut hadir dalam proses evakuasi korban yaitu Camat Mauponggo dan Ketua DPRD Nagekeo berserta sejumlah anggota dewan. Situasi hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. (*/vid)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top