Daerah

Tiga Hari Pelayaran Kapal Fery di Wilayah NTT Terganggu, Ada Apa ya….???

TEROPONGNTT, KUPANG – Meski di wilayah daratan Pulau Timor tidak terjadi angin kencang dan cuaca terasa cukup bersahabat, namun keadaan cuaca di wilayah laut ternyata berbeda. Buktinya, pelayaran kapal feri milik PT ASDP Cabang Kupang ke sejumlah daerah terganggu selama tanggal 15 – 17 Desember 2018.
Kepala PT. Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Kupang, Burhan Zahim yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/12/2018), mengatakan, akibat cuaca kurang bersahabat, pelayaran kapal feri ke Kalabahi, Larantuka, Lembata, Aemere, Waingapu dan Sabu, dihentikan sementara hingga cuaca membaik.
“Beberapa rute pelayaran kapal feri memang dihentikan sementara karena gelombang laut yang tinggi hingga 3 meter. Hari ini (Senin, 17/12/2018), pelayaran ke Aemere dan ke Larantuka juga tidak jalan. Pada Minggu kemarin (16/12/2018) pelayaran kapal feri ke Kalabahi dan Sabu juga tidak jalan,” kata Burhan Zahim.
Menurut Burhan Zahim, hanya rute penyebrangan Kupang-Rote yang masih jalan, tetapi jam keberangkatannya dimajukan. Kalau sebelumnya kapal berangkat pukul 08.00 wita, tapi saat ini jam berangkat kapal dimajukan pukul 06.00 wita.
Perubahan jam berangkat atau berlayar, kaata Burhan Zahim, supaya saat kapal feri tiba di seputaran Lolok atau Pukuafu, gelombang laut masih belum terlalu tinggi dan berbahaya. Begitupun jam berangkat dari Pelabuhan Feri Pantai Baru-Rote agak sore supaya sampai di seputaran Pukuafu, gelombang laut sudah agak turun.
“Lebih baik tunda berlayar dari pada berlayar tapi tidak sampai tujuan. Karena itu etika cuaca buruk atau cuaca di laut kurang bersabahat, kita memilih untuk membataklan pelayaran atau menunda keberangkatan,” kata Burhan Zahim.
Mesi demikian, kata Burhan Zahim, masyarakat tidak perlu kuatir menggunakan kapal feri untuk bepergian atau berlayar. Karena ketika cuaca membaik, kapal feri pasti siap untuk melayani masyarakat NTT yang hendak bepergian menggunakan transportasi laut. (max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top