Daerah

Tiba di Kupang, Artis Brasia Jodie Diterima Secara Adat di Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata

TEROPONGNTT, KUPANG – Meski konser amalnya baru akan digelar pada Senin, 11 November 2019 malam, namun artis penyanyi Brasia Jodie Maurinne bersama tim managemennya sudah tiba di Kupang sejak sehari sebelumnya, Minggu (10/11/2019) siang. Brasia Jodie bahkan diterima secara adat saat tiba di Gereja Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata.

Brasia Jodie tiba di Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 13.00 wita dan dijemput pihak panitia penyelenggara bersama para fansnya. Jebolan ajang pencarian bakat Indonesia Idol ini hadir di Kupang dalam rangka menggelar konser amal untuk penggalangan dana pembangunan Gereja Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata.

Konser amal artis kelahiran Yogyakarta, 30 maret 1996 ini digelar di Hotel Cahaya Bapa Kupang. Pihak panitia penyelenggara telah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan konser tersebut, termasuk penjualan tiket dengan berbagai harga yakni tiket VIP : Rp 500.000, tiket Blok A :Rp  200.000, tiket Blok B : Rp 100.000, tiket Blok C : Rp 50.000, dan tiket Blok D dijual seharga Rp 30.000 .

Dari Bandara El Tari Kupang, Brasia Jodie dan tim managemen serta ayahnya dibawa ke Hotel Sahid T-More Kupang untuk beristirahat sejenak. Sementara pada sore harinya artis bersuara halus ini berkesempatan mengikuti misa minggu sore di Gereja Paroki TDM Kupang dan mempersembahkan sebuah lagu rohani dalam misa tersebut.

Sementara pada malam harinya, barulah artis alumni SMAN 1 Ngaglik Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini hadir di Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata untuk acara penyambutan sekaligus makan malam bersama umat setempat. Ini merupakan yang pertama kalinya Brasia Jodie datang ke Kota Kasih Kupang.

Pastor Paroki St.Yosep Pekerja Penfui, Romo Krispinus Saku, Pr turut hadir di Gereja Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata untuk menyambut kedatangan artis Brisia Jodie Maurinne. Dengan diterima secara adat, artis jebolan ajang pencarian bakat Indonesia Idol musim ke-9 tahun 2017 ini resmi menjadi bagian dari keluarga besar umat Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata.

(max)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top